JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikembar menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama berbagai lembaga keagamaan, Senin (20/4/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Sekretariat Kantor UPZ Kecamatan Cikembar ini bertujuan untuk menyinergikan langkah serta memastikan kesiapan kafilah agar mampu tampil optimal dalam ajang bergengsi tersebut.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cikembar yang juga Ketua LPTQ Kecamatan, Lenni Nurliah, menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk panitia lokal yang melibatkan berbagai unsur kompeten.
“Alhamdulillah, kami sudah membentuk panitia dari berbagai unsur yang berkompeten. Bahkan, ini merupakan rapat koordinasi kedua untuk mematangkan persiapan sekaligus menyerap arahan dari pimpinan kecamatan,” ujarnya.
Lenni menambahkan, dirinya dipercaya oleh lembaga keagamaan untuk memimpin pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga mengakui waktu persiapan yang cukup terbatas, sehingga pihaknya memaksimalkan potensi yang ada di wilayah Cikembar.
“Peserta kita ambil dari potensi yang ada di Kecamatan Cikembar. Saat ini kami terus melakukan persiapan secara bertahap agar kegiatan berjalan lancar. Tentu ini tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi berkat dukungan penuh dari KUA, Forkopimcam, dan seluruh lembaga keagamaan,” jelasnya.
Ia optimistis kafilah Cikembar mampu memberikan hasil terbaik pada MTQ tingkat kabupaten nanti.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Cikembar, H. Nandang Supriatna, mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat internal bersama lembaga keagamaan serta pihak terkait lainnya.
“Karena keterbatasan waktu, penentuan peserta kami percayakan kepada ofisial yang berpengalaman, termasuk para penyuluh agama,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, sedikitnya 20 peserta telah disiapkan untuk mengikuti berbagai cabang lomba dalam MTQ tersebut.
“Seluruh peserta berasal dari potensi lokal binaan lembaga keagamaan di Kecamatan Cikembar. Ini sesuai arahan pimpinan agar mengedepankan potensi daerah,” tambahnya.
Menurut Nandang, meskipun tidak melalui seleksi terbuka, peserta dipilih berdasarkan analisa kemampuan dan peluang untuk berprestasi.
Ia juga menekankan bahwa kesuksesan penyelenggaraan MTQ tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk dari lembaga keagamaan dan fasilitasi dari UPZ Kecamatan Cikembar.
“Harapan kami, MTQ ini bukan hanya soal juara, tetapi menjadi media untuk melahirkan generasi Qurani dan menggali potensi anak-anak di bidang tilawah dan cabang lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap Kecamatan Cikembar dapat kembali menunjukkan prestasi, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga melanjutkan capaian sebelumnya di sektor lain seperti UPZ dan FKDT.
“Mudah-mudahan tahun ini Cikembar bisa kembali menorehkan prestasi di MTQ tingkat kabupaten,” pungkasnya.















