JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu malam (19/4/2026) sekitar pukul 22.45 WIB, mengakibatkan banjir yang berdampak serius terhadap infrastruktur.
Akibat intensitas hujan tinggi, Jembatan Linggamanik yang berada di ruas jalan kabupaten Bojongjengkol–Miramontana dilaporkan putus. Jembatan tersebut memiliki panjang bentangan sekitar 14 meter dengan lebar 5,5 meter.
Putusnya jembatan ini membuat akses transportasi warga terganggu. Kendaraan roda dua yang hendak melintas terpaksa memutar melalui jalur Cisurat dengan jarak tambahan sekitar 2 kilometer. Sementara itu, kendaraan roda empat harus menggunakan jalur alternatif melalui Bojonglopang. Adapun pejalan kaki masih dapat menyeberang menggunakan jembatan bambu yang berada di sisi hilir jembatan terdampak.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Hingga saat ini, belum ada warga yang dilaporkan mengungsi.
“Untuk kondisi terakhir, jembatan belum mendapatkan penanganan. Kami masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar petugas di lapangan.
Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya koordinasi dengan perangkat desa, pihak kecamatan, unsur Koramil dan Polsek, serta melakukan asesmen langsung ke lokasi kejadian. Petugas juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
Tim gabungan yang turun ke lokasi meliputi P2BK Jampangtengah, TAGANA, aparat kepolisian, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah pembangunan kembali jembatan agar aktivitas warga dapat kembali normal.
P2BK Jampangtengah menegaskan bahwa data yang disampaikan masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.















