‎Lapangan Stadion Suryakencana Rusak Usai Konser Diguyur Hujan, Disporapar Kota Sukabumi Siapkan Evaluasi‎

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kondisi Stadion Suryakencana Kota Sukabumi menjadi sorotan setelah digunakan untuk kegiatan konser musik yang berlangsung di tengah cuaca hujan. Lapangan yang sebelumnya menjadi kebanggaan warga itu kini terlihat becek, rusak, dan dipenuhi sisa-sisa sampah pasca acara.

‎Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, membenarkan adanya kerusakan tersebut. Ia menyebut kondisi itu tidak lepas dari faktor cuaca ekstrem saat acara berlangsung serta tingginya aktivitas di area lapangan.

‎Menurut Rahmat, pihaknya saat ini tengah menyiapkan langkah penanganan, namun prosesnya tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan sekaligus menentukan langkah perbaikan yang tepat.

‎“Karena kegiatan berlangsung saat hujan, kondisi lapangan jadi berlumpur dan cukup parah. Kita akan evaluasi dulu sebelum menentukan tindak lanjut,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

‎Ia juga mengungkapkan bahwa penggunaan stadion oleh penyelenggara dilakukan melalui mekanisme sewa biasa tanpa disertai dana jaminan kerusakan. Hal ini memunculkan perhatian publik terkait perlindungan aset milik pemerintah daerah.

‎Meski demikian, Disporapar memastikan akan mengkaji persoalan tersebut berdasarkan aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan tanggung jawab dari pihak penyelenggara.

‎Di sisi lain, Rahmat menjelaskan bahwa penyelenggaraan event di fasilitas olahraga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata. Mengingat keterbatasan potensi wisata alam, kegiatan berbasis kreativitas dinilai menjadi alternatif untuk menarik kunjungan.

‎“Event seperti ini memang punya dampak, baik positif maupun risiko. Tapi kita juga perlu ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah,” jelasnya.

‎Sebagai langkah ke depan, pemerintah Kota Sukabumi berencana menghadirkan fasilitas alternatif untuk kegiatan besar seperti konser. Wacana pembangunan ruang publik baru yang dikenal dengan konsep “Lapdek Jilid Dua” pun mulai disiapkan agar kegiatan serupa tidak lagi membebani stadion.

‎Pemerintah berharap, dengan adanya fasilitas tambahan tersebut, fungsi utama stadion sebagai sarana olahraga tetap terjaga, sementara kegiatan hiburan dan event besar tetap dapat berlangsung tanpa menimbulkan dampak signifikan.

‎Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu hasil evaluasi resmi dari pemerintah, termasuk kepastian terkait sumber pembiayaan perbaikan lapangan dan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

‎Tim Redaksi

Baca Juga :  RAKOR MBG, SEKDA" PASTIKAN PROGRAM MBG BERJALAN DENGAN BAIK SESUAI PROSEDUR"

Berita Terkait

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi
Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Berita Terbaru