‎Arus Lalin Exit Tol Parungkuda Padat Merayap, Kendaraan Menuju Sukabumi dan sebaliknya Mengular‎

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Arus lalu lintas di kawasan exit tol Parungkuda terpantau padat merayap pada Sabtu sore (4/4/2026) sekitar pukul 15.57 WIB. Lonjakan volume kendaraan didominasi oleh plat luar daerah yang mengarah ke Sukabumi hingga kawasan wisata Pelabuhan Ratu.

‎Dari pantauan di lapangan, antrean kendaraan terlihat mengular sejak pintu keluar tol Parungkuda. Kepadatan bahkan memanjang hingga sejumlah titik persimpangan di wilayah Cibadak, termasuk ruas Jalan Surya Kencana yang menjadi salah satu jalur utama penghubung.

‎Tak hanya dari arah tol menuju Sukabumi, kepadatan juga terjadi dari arah sebaliknya. Arus kendaraan dari Sukabumi menuju exit tol Parungkuda terpantau sama-sama tersendat, terutama di titik-titik persimpangan yang menjadi simpul pertemuan arus kendaraan.

‎Salah satu pengendara asal Bogor, Tomi, yang hendak berlibur ke Pelabuhan Ratu mengaku terjebak kemacetan cukup panjang usai keluar tol.

‎“Kita dari Bogor mau ke Pelabuhan Ratu untuk berlibur. Pas keluar tol ternyata macet, tadi kita lihat di GPS antreannya panjang sampai ke arah simpang Pelabuhan Ratu,” ungkapnya.

‎Ia berharap ke depan ada akses jalan tol yang terhubung langsung menuju Sukabumi hingga Pelabuhan Ratu untuk mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya saat akhir pekan atau musim liburan.

‎“Harapannya semoga ada tol yang menghubungkan langsung ke Pelabuhan Ratu dan Sukabumi,” tambahnya.

‎Sementara itu, berdasarkan pantauan awak media, tingginya volume kendaraan menjadi faktor utama kepadatan di kawasan tersebut. Arus kendaraan yang masuk dan keluar tol tidak sebanding dengan kapasitas jalan di jalur arteri, sehingga menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik.

‎Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar exit tol Parungkuda masih terpantau padat dan bergerak lambat. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi sampaikan Nota Pengantar Tentang Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025,

Berita Terkait

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional
Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP
Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam
Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing
‎Janji Fasilitas Tak Terpenuhi, Warga Fitra Pratama Residence Tempuh Jalur Somasi
BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA
SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026
Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional

Jumat, 17 April 2026 - 11:25 WIB

Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP

Jumat, 17 April 2026 - 09:56 WIB

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 April 2026 - 09:53 WIB

Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing

Kamis, 16 April 2026 - 13:59 WIB

BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA

Kamis, 16 April 2026 - 12:52 WIB

SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026

Kamis, 16 April 2026 - 11:07 WIB

Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

‎Skandal Rumah Tangga Terbongkar, Suami di Sukabumi Laporkan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polisi

Berita Terbaru

Jabar Update

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 Apr 2026 - 09:56 WIB