‎Jalan Rusak Tenjojaya Desa Sekarwangi Makan Korban, Warga Tanam Pohon Sebagai Tanda Bahaya dan Protes

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Kondisi memprihatinkan terjadi di ruas jalan Tenjojaya, tepatnya di Kampung Kebon Bolo RT 02 RW 10, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, yang menjadi penghubung antara Desa Tenjojaya dan Desa Sekarwangi. Jalan tersebut dilaporkan rusak parah dan kerap memakan korban, terutama saat musim hujan.

‎Pada Senin (6/4/2026) pagi, sedikitnya tiga pengendara dilaporkan terjatuh akibat kondisi jalan yang licin, berlubang, dan dipenuhi batu cadas. Kerusakan semakin parah karena material penutup jalan seperti tanah dan batu yang sebelumnya ditimbun warga, kembali terkikis oleh aliran air hujan.


‎Sebagai bentuk peringatan sekaligus protes, warga setempat mengambil inisiatif dengan menanam pohon di tengah jalan yang rusak. Langkah ini dilakukan agar pengendara lebih waspada saat melintas di jalur tersebut.

‎Salah seorang pekerja bakaran batu di sekitar lokasi mengungkapkan kekhawatirannya.
‎“Pagi ini sudah ada tiga orang yang jatuh. Kami tanam pohon supaya jadi tanda untuk pengendara lain agar hati-hati,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎Warga Bantar Badak Digegerkan Penemuan Mayat di Bak Mandi, Sempat Terdengar Teriakan Mengamuk‎


‎Ia juga menambahkan bahwa kondisi jalan tersebut hampir setiap bulan mengalami kerusakan serupa. “Material yang ditutup warga selalu habis terbawa air. Harapan kami jalan ini bisa bagus dan tidak makan korban lagi,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


‎Sebelumnya, pada ruas jalan di wilayah Bantar Muncang, sebagian jalan memang telah dilakukan pengaspalan. Namun, kondisi tersebut kini mulai mengalami kerusakan kembali dan belum menyentuh titik kerusakan terparah di jalur Tenjojaya hingga batas desa, tepatnya menuju jembatan penghubung.

‎Warga, khususnya dari wilayah Cibatu Hilir dan sekitarnya, menyampaikan kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai belum maksimal dalam menangani infrastruktur vital tersebut. Padahal, menurut informasi yang beredar, ruas jalan ini sempat direncanakan untuk diaspal pada tahun 2026.

Baca Juga :  Sumedang dan Kuningan Perkuat Kerjasama Ekspor Mangga Gedong Gincu Ke Jepang


‎Kondisi ini menjadi sorotan serius masyarakat. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama antar desa justru dibiarkan dalam kondisi tidak layak. Minimnya penanganan permanen dinilai sebagai bentuk lambannya respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

‎Kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Warga menilai, perbaikan sementara yang selama ini dilakukan secara swadaya tidak akan efektif tanpa adanya penanganan menyeluruh dari pemerintah.

Baca Juga :  ‎Kadis PU Sukabumi Tegaskan Kesiapan Infrastruktur Jelang Operasi Ketupat 2026


‎Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen dengan pengaspalan menyeluruh di ruas jalan Tenjojaya hingga batas desa.

‎Selain itu, warga juga meminta adanya pengawasan dan perencanaan yang matang agar jalan yang sudah diperbaiki tidak kembali rusak dalam waktu singkat.

‎“Harapan kami sederhana, jalan ini diaspal dan diperbaiki dengan baik supaya aman dilalui. Jangan sampai terus ada korban,” ungkap warga.


‎Dengan kondisi yang terus memburuk dan korban yang mulai berjatuhan, masyarakat kini menunggu bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi terhadap persoalan infrastruktur yang sudah berlangsung lama ini.

Berita Terkait

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional
Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP
Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam
Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing
‎Janji Fasilitas Tak Terpenuhi, Warga Fitra Pratama Residence Tempuh Jalur Somasi
BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA
SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026
Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional

Jumat, 17 April 2026 - 11:25 WIB

Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP

Jumat, 17 April 2026 - 09:56 WIB

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 April 2026 - 09:53 WIB

Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing

Kamis, 16 April 2026 - 13:59 WIB

BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA

Kamis, 16 April 2026 - 12:52 WIB

SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026

Kamis, 16 April 2026 - 11:07 WIB

Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

‎Skandal Rumah Tangga Terbongkar, Suami di Sukabumi Laporkan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polisi

Berita Terbaru

Jabar Update

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 Apr 2026 - 09:56 WIB