DPMD Sukabumi Dorong BUMDes Lebih Transparan, Tenjoayu Catat Omzet Ratusan Juta

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mampu berkembang secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Upaya tersebut salah satunya terlihat dalam kegiatan Musyawarah Desa laporan tahunan BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri tahun anggaran 2025 yang digelar belum lama ini.

Sekretaris DPMD Kabupaten Sukabumi, Andriansyah Subandi mengatakan, laporan pertanggungjawaban tahunan menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola BUMDes yang sehat dan akuntabel.

Menurutnya, keterbukaan dalam menyampaikan hasil usaha menjadi indikator bahwa pengelolaan BUMDes berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BUMDes yang rutin melaporkan kegiatan dan hasil usahanya menunjukkan adanya transparansi serta akuntabilitas. Itu menjadi salah satu ukuran bahwa pengelolaannya sehat,” ujarnya usai menghadiri Musyawarah Desa BUMDes Tenjoayu, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga :  Mulai Januari 2024 Kenaikan Pangkat PNS Berlaku Enam Periode

Ia menjelaskan, penilaian terhadap BUMDes tidak hanya dilihat dari keuntungan usaha semata, melainkan juga dari aspek kelembagaan, legalitas, pengembangan unit usaha, hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Andriansyah menilai BUMDes Tenjoayu sudah memiliki fondasi yang cukup baik karena telah berbadan hukum dan mempunyai arah pengembangan usaha yang jelas. Saat ini, BUMDes tersebut mengelola beberapa unit usaha seperti jasa parkir, produksi air minum dalam kemasan (AMDK), hingga pengembangan greenhouse pertanian.

Ia menegaskan, setiap unit usaha harus memiliki perencanaan matang agar tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari.

“Usaha harus dihitung dengan baik, mulai dari business plan sampai analisis kelayakannya. Jangan sampai dipaksakan kalau memang tidak potensial,” katanya.

Baca Juga :  Sinergi Lintas Sektor, Perbaikan Jembatan Kamandoran Cibadak Dikawal Ketat

Lebih lanjut, DPMD juga menekankan bahwa pembinaan terhadap BUMDes tidak dilakukan secara sektoral, melainkan melibatkan berbagai perangkat daerah sesuai bidang usaha yang dijalankan.

Ke depan, pengembangan BUMDes di Kabupaten Sukabumi akan diarahkan pada program-program tematik yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan sektor peternakan, menyesuaikan dengan potensi masing-masing desa.

Sementara itu, Direktur BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri, Asaf Angga Purnama mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya berhasil mencatat omzet mencapai sekitar Rp800 juta.

Dari capaian tersebut, BUMDes mampu memberikan kontribusi terhadap PADes sebesar kurang lebih Rp48 juta.

“Alhamdulillah hasil usaha tahun ini cukup positif. Meski margin keuntungan belum terlalu besar, kami tetap bisa memberikan kontribusi untuk desa,” ungkapnya.

Baca Juga :  ‎Kadisdik Sukabumi Deden Sumpena Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Anggaran‎

Ia menjelaskan, sektor jasa parkir masih menjadi penyumbang pemasukan terbesar. Sementara unit usaha AMDK yang baru berjalan beberapa bulan masih berada pada tahap pengembangan dan penguatan pasar.

Menurut Asaf, tantangan terbesar saat ini berada pada sisi operasional dan pemasaran, terutama untuk memperluas jangkauan produk AMDK agar lebih dikenal masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan pengembangan greenhouse buah melon yang direncanakan segera diluncurkan. Tidak hanya itu, BUMDes juga mulai merancang usaha di bidang jasa, termasuk layanan transportasi berbasis kebutuhan masyarakat desa.

“Kami berharap keberadaan BUMDes benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan kontribusinya terhadap desa semakin meningkat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Tiang Listrik Miring di Jalan Perintis Kemerdekaan Cibadak Mengkhawatirkan, Warga Minta Segera Diperbaiki

Berita Terbaru