DPD JWI Sukabumi Raya Menduga Adanya Kejanggalan Di Proyek Ruas Jalan Baros–Sagaranten Rp36,1 Miliar

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM/ | Sukabumi Proyek rekonstruksi jalan ruas Sukabumi/Baros–Sagaranteun dengan nilai kontrak Rp36,1 miliar disorot DPD Jaringan Wartawan Indonesia/JWI Sukabumi Raya. Proyek APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025 yang dikerjakan PT Bina Infra itu diduga tidak sesuai standar teknis Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Prov Jabar.

Berdasarkan papan proyek UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II, paket pekerjaan ini bernomor kontrak 139/RKS/PUR.08.01/PPK/SPK/PJ2WPI/II/2026, kontrak ditandatangani 17 Maret 2026, SPMK 30 Maret 2026, dengan waktu pelaksanaan 195 hari kalender untuk segmen 6 sepanjang 2.000 meter.

Namun pantauan JWI di lapangan menunjukkan sejumlah kejanggalan. Hasil pertauan tim investigasi jwi di lapangan memperlihatkan kondisi pinasi agregat yang diduga hanya menggunakan material brangkal berlumpur. Akibatnya daya rekat aspal cair tidak maksimal di permukaan hanya “digarit-garit”, tidak di lapis aspal agregat secara penuh,

“Lihat sendiri fotonya. Ini anggaran Rp36,1 miliar dari APBD Prov Jabar. Tapi kualitas agregatnya masih berlumpur. Aspalnya juga tidak maksimal. Kalau begini terus, 3 bulan ke depan pasti mengelupas lagi,” ujar ketua DPD JWI Sukabumi Raya, Lutfi Yahya ,

Temuan lain ada pada pekerjaan pelebaran. Hasil pantauan JWI memperlihatkan tumpukan batu-batu Brangkal di bahu jalan tanpa terlihat rangka besi/wiremesh. Padahal sesuai standar PUPR, cor pelebaran wajib pakai tulangan besi agar kuat menahan beban kendaraan pengangkut sayur dan kayu,apalagi tanah ruas jalan Baros sagaranteun tersebut terbilang labil.

Baca Juga :  Penanganan Kasus Diduga Kekerasan Anak di Sukabumi Disorot, Ibu Korban Keluhkan Proses Lambat‎

“Warga jelas khawatir. Jalan Baros–Sagaranteun ini nadi ekonomi. Tiap hari dilalui truk angkut hasil bumi ke kota. Kalau spek pelebarannya cuma batu tanpa besi, ya cepat retak dan amblas,” tegas Lutfi

JWI mencatat, kolom “Konsultan Pengawas” di papan proyek masih kosong. Padahal pengawasan mutu adalah kunci proyek jalan provinsi.

Sebelum Kami mengambil langkah – langkah selanjutnya ,kami akan layangkan surat resmi ke DPU PUPR Prov Jabar & Bina Marga Wil II Sukabumi. Minta data RAB, mutu beton, dan hasil uji laboratorium aspal. Uang rakyat Jabar Rp36 miliar harus bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Baca Juga :  ‎‎‎Pemilik Rumah Singgah di Cidahu Akan Sumbangkan Sebagian Bantuan Rp100 Juta untuk Masyarakat Sekitar‎‎

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun DPU PUPR Prov Jabar, UPTD PJ2 Wilayah II, dan PT Bina Infra belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.

Data Papan Proyek:

  • Kegiatan: Rekonstruksi Jalan Ruas Sukabumi/Baros–Sagaranteun Segmen 6
  • Nilai Kontrak: Rp 36.131.888.781,00
  • Pelaksana: PT. BINA INFRA
  • Kontrak: 17 Maret 2026 | SPMK: 30 Maret 2026
  • Durasi: 195 Hari Kalender

JWI telah berupaya meminta konfirmasi ke pihak terkait. Konfirmasi akan ditambahkan jika sudah ada tanggapan.

Rab Ripaldo

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Sungai Cimunjul Ciambar, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
‎Gebyar Muharam 1448 H Semarakkan Desa Tanjungsari, Ribuan Warga Antusias Ikuti Santunan hingga Pawai Obor
FKDT dan Pengawas PAKIS Kemenag Sukabumi Verifikasi 60 MDTU di Cikembar untuk Perpanjangan Izin Operasional
Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Dilalap Api, Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran, Pelayanan Pasien Tetap Normal
‎Motor Pedagang Tahu Tempe Terbakar Saat Berjualan di Ciambar, Diduga Akibat Kebocoran BBM
‎Kantor Desa Balekambang Terbakar, Diduga Akibat Pemanas Air Listrik yang Lupa Dicabut‎
Proyek Irigasi Cikahuripan Mulai Dikerjakan, Warga Girijaya Berharap Tingkatkan Pasokan Air Sawah
Jalan Purwasedar–Cibodas Mulai Diaspal, Warga Jampangkulon Sambut Gembira
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:02 WIB

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Sungai Cimunjul Ciambar, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:08 WIB

‎Gebyar Muharam 1448 H Semarakkan Desa Tanjungsari, Ribuan Warga Antusias Ikuti Santunan hingga Pawai Obor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:31 WIB

FKDT dan Pengawas PAKIS Kemenag Sukabumi Verifikasi 60 MDTU di Cikembar untuk Perpanjangan Izin Operasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:41 WIB

Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Dilalap Api, Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran, Pelayanan Pasien Tetap Normal

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:51 WIB

‎Motor Pedagang Tahu Tempe Terbakar Saat Berjualan di Ciambar, Diduga Akibat Kebocoran BBM

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:23 WIB

‎Kantor Desa Balekambang Terbakar, Diduga Akibat Pemanas Air Listrik yang Lupa Dicabut‎

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:47 WIB

Proyek Irigasi Cikahuripan Mulai Dikerjakan, Warga Girijaya Berharap Tingkatkan Pasokan Air Sawah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:39 WIB

Jalan Purwasedar–Cibodas Mulai Diaspal, Warga Jampangkulon Sambut Gembira

Berita Terbaru

Peristiwa

Terkuak Mayat Yang Mengambang di Sungai Cimunjul Ciambar

Minggu, 12 Jul 2026 - 06:52 WIB