JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, tengah merealisasikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan rabat beton jalan lingkungan di wilayah Dusun Sungapan, RT 03 RW 10.
Pembangunan dengan panjang sekitar 230 meter ini bersumber dari Dana Desa (DD) tahap II tahun anggaran 2025. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Bojong, dengan melibatkan unsur masyarakat secara aktif melalui kegiatan gotong royong.
Kepala Desa Bojong, Lahudin, menjelaskan bahwa pembangunan TPT dan rabat beton ini merupakan bagian dari program tahap kedua Dana Desa. Namun, sempat terjadi penyesuaian lokasi karena adanya bencana longsor di titik awal yang direncanakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya pembangunan itu seharusnya dilaksanakan di titik sebelumnya, tapi karena terjadi longsor, maka dialihkan ke wilayah RT yang sama. Pengalihan ini juga sudah dilengkapi dengan berita acara resmi,” ujar Lahudin.
Ia menambahkan, proses pembangunan berjalan sesuai prosedur dengan melibatkan berbagai unsur pelaksana di tingkat desa.

“Pelaksanaannya sesuai mekanisme, ada tim pelaksana yang terdiri dari Kepala Dusun, LPM, BPD, serta RT setempat. Penanggung jawab kegiatan atau PPK-nya adalah Kasipem,” jelasnya.
Selain memastikan pembangunan berjalan transparan dan sesuai aturan, Lahudin juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Saat material datang, warga langsung bergotong royong membantu mengangkut dan menata bahan. Alhamdulillah, semangat kebersamaannya sangat luar biasa,” ungkapnya.
Lahudin berharap, pembangunan yang tengah berlangsung ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung akses dan aktivitas warga.
“Kami berharap pembangunan TPT dan jalan lingkungan ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tapi juga memberikan rasa aman karena lokasinya kini lebih stabil. Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Pemerintah Desa Bojong berkomitmen untuk terus melaksanakan pembangunan desa secara transparan, partisipatif, dan berkelanjutan demi kemajuan wilayah serta kesejahteraan masyarakat.















