‎SMP Negeri 3 Cikembar Kekurangan Toilet dan Ruang Kelas, Kepala Sekolah Harap Ada Perbaikan‎

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Fasilitas belajar di SMP Negeri 3 Cikembar Kabupaten Sukabumi dinilai masih belum memadai, terutama terkait jumlah toilet dan kondisi ruang kelas. Dengan total 573 siswa, sekolah ini hanya memiliki 6 toilet, terdiri dari 3 untuk siswa laki-laki dan 3 untuk siswa perempuan. Kondisi tersebut dinilai jauh dari standar kebutuhan ideal.

‎Kepala SMPN 3 Cikembar, Dra. Kiah Samsiah, M.Pd, mengatakan bahwa idealnya perbandingan toilet sekolah adalah 1 toilet untuk 20 siswa. Dengan jumlah siswa perempuan mencapai 321 orang, sekolah seharusnya memiliki lebih banyak fasilitas sanitasi untuk memenuhi standar kenyamanan dan kesehatan.

‎”Untuk toilet itu kan perbandingannya satu toilet untuk 20 siswi. Dengan jumlah perempuan 321, tentu kebutuhan toilet seharusnya lebih banyak,” ujar Kiah.

‎Selain keterbatasan fasilitas toilet, kondisi ruang belajar pun masih membutuhkan perhatian. Satu ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, sementara laboratorium IPA juga dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat digunakan maksimal untuk kegiatan praktikum.

‎ “Kelas yang fatal itu satu ruang dan lab IPA juga mengalami kerusakan. Kami sudah memaksimalkan ruangan yang ada agar kegiatan belajar tetap berjalan,” tambahnya.

‎Menurut Kiah, pihak sekolah telah mengajukan kebutuhan perbaikan dan pembangunan sarana melalui beberapa jalur, mulai dari sistem Dapodik, komunikasi dengan Dinas Pendidikan, hingga permohonan ke perusahaan melalui program bantuan sosial. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang terealisasi.

‎ “Kami sudah input di Dapodik, komunikasi ke Dinas Pendidikan, bahkan mengajukan ke perusahaan. Namun untuk saat ini masih menunggu keputusan karena sistemnya online dan terjadwal,” jelasnya Rabu (19-11-2025)

‎Keterbatasan lahan menjadi salah satu tantangan sekolah untuk menambah pembangunan ruang kelas. Jika penambahan ruang dilakukan, kemungkinan besar harus dengan sistem bertingkat.

‎ “Kalau untuk ruang kelas, karena lahan tidak ada, kemungkinan harus dibangun bertingkat,” kata Kiah.

‎Untuk kebutuhan toilet, menurutnya masih memungkinkan ada tambahan 3 hingga 4 unit di area bawah sekolah.

‎Di tengah keterbatasan fasilitas, kegiatan belajar mengajar masih berjalan normal. Namun Kiah berharap adanya percepatan bantuan agar siswa dapat belajar lebih nyaman sesuai standar sarana pendidikan.

‎ “Harapannya ruang kelas bisa segera diperbaiki, begitu juga bantuan toilet agar anak-anak lebih nyaman dalam belajar,” tutupnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Hera Iskandar Gelar Reses di Sukamaju, Serap Aspirasi Infrastruktur Warga

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru