JABARINSIDE.COM |SUKABUMI – Kepolisian Sektor (Polsek) Cisaat Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap kebenaran di balik viralnya video dugaan pembegalan yang terjadi di Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi. Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa peristiwa tersebut tidak benar alias hoaks.
Kapolsek Cisaat, AKP Yanto Sudiarto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa setelah menerima informasi adanya video pembegalan terhadap seorang sopir mobil pick up di Jalur Lingkar Selatan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan bersama tim Jatanras Polres Sukabumi Kota.
“Alhamdulillah, setelah kami lakukan penyelidikan secara mendalam, kejadian tersebut dipastikan tidak benar. Yang bersangkutan sengaja merekayasa kejadian itu untuk kepentingan pribadinya,” ujar AKP Yanto, Sabtu (31/1/2026).
Menurutnya, pria berinisial N mengaku berpura-pura menjadi korban begal dengan cara mengikat dirinya sendiri, seolah-olah dilakukan oleh pelaku lain. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, uang dan handphone yang diklaim hilang ternyata masih ada pada dirinya.
“Fakta di lapangan, tidak ada pelaku lain. Ia mengikat dirinya sendiri dan membuat seolah-olah dibegal. Motifnya karena membutuhkan uang untuk membayar utang,” jelasnya.
Lebih lanjut, AKP Yanto menyampaikan bahwa pihak pemilik uang, yang merupakan pengusaha sayuran sekaligus atasan korban, memilih untuk tidak membuat laporan polisi dan sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara musyawarah.
“Saya sebagai pengusaha sayur yang menjadi korban penipuan bermodus begal mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Sukabumi Kota dan Polsek Cisaat yang telah mengungkap kejadian ini. Namun saya tidak akan membuat laporan polisi dan akan menyelesaikannya secara kekeluargaan,” ujar pihak korban.
Dengan terungkapnya kasus ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi di media sosial sebelum memastikan kebenarannya, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian mencurigakan.















