JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan (Pemkec) Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Fokus usulan pembangunan Kecamatan Jampangtengah pada tahun 2027 cenderung menitikberatkan pada sektor infrastruktur. Hal tersebut selaras dengan pola usulan pembangunan di wilayah Kabupaten Sukabumi pada umumnya.
Musrenbang tingkat kecamatan ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang Desa yang sebelumnya telah dilaksanakan di masing-masing desa. Aspirasi masyarakat yang dihimpun mulai dari tingkat RT dan RW dikerucutkan menjadi daftar usulan prioritas kecamatan untuk selanjutnya dibahas dan diusulkan pada forum Musrenbang tingkat kabupaten.
Camat Jampangtengah, Chaerul Ichwan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan forum penetapan usulan RKPD Tahun 2027.
“Hari ini kita melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Tahun 2026 untuk penetapan RKPD Tahun 2027. Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri langsung oleh tiga anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Dapil 5, Forkopimcam, dinas instansi, UPTD, tokoh masyarakat, serta Tim Penggerak PKK Kecamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum tersebut telah menghasilkan sejumlah usulan prioritas yang akan kembali disampaikan pada Musrenbang tingkat Kabupaten Sukabumi.
Dalam kesempatan itu, Camat juga mengungkapkan terdapat satu desa yang belum menyampaikan usulan secara lengkap, yakni Desa Bantar Panjang, karena terkendala waktu dalam melengkapi dokumen eviden atau proposal.
Namun demikian, peluang penyampaian usulan masih terbuka hingga 15 Maret 2026, termasuk melalui jalur aspirasi anggota legislatif di daerah pemilihan masing-masing.
“Tadi saya sudah berbicara langsung dengan Kepala Desa Bantar Panjang. Insya Allah usulan akan disampaikan melalui SIPD anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Dapil 5. Mudah-mudahan bisa dibantu untuk diinput melalui SIPD di DPRD,” jelasnya.
Chaerul Ichwan juga menyoroti kondisi geografis Kecamatan Jampangtengah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menjaga lingkungan masing-masing guna mencegah terjadinya bencana alam yang dapat menimbulkan kerugian.
Sementara itu, anggota DPRD yang hadir dalam Musrenbang tersebut berkomitmen untuk mengawal seluruh usulan dari 11 desa di Kecamatan Jampangtengah, termasuk satu desa yang akan menyampaikan melalui jalur SIPD Dewan.
“Semoga ini menjadi jalan bagi terealisasinya seluruh usulan pembangunan di tahun 2027,” pungkasnya.















