‎BPP Cikembar Salurkan Benih Padi Unggul Inpari 32 untuk 19 Kelompok Tani, Targetkan Produktivitas Meningkat‎

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan produktivitas petani, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikembar menyalurkan bantuan benih padi unggul kepada sejumlah kelompok tani di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/4/2026).

‎Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang bertujuan menjamin ketersediaan sarana produksi bagi petani pada musim tanam saat ini.

‎Koordinator BPP Kecamatan Cikembar, Muhammad Ali, menjelaskan bahwa bantuan yang didistribusikan didominasi oleh benih padi varietas Inpari 32.

‎“Hari ini kita telah mendistribusikan benih kepada 19 kelompok tani. Sebagian besar menggunakan varietas Inpari 32, sementara dua kelompok tani mendapatkan varietas Pajajaran,” ujarnya.

‎Menurutnya, pemilihan Inpari 32 bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengalaman dan hasil pengamatan di lapangan, varietas tersebut dinilai memiliki keunggulan dari sisi produktivitas.

Baca Juga :  Mobil Pribadi Terperosok ke Jurang Sungai Cicatih, Beruntung Pengemudi Selamat

“Inpari 32 terbukti cukup bagus, dengan hasil produksi yang lebih tinggi dibandingkan varietas Pajajaran,” tambahnya.

‎Secara keseluruhan, bantuan benih tersebut mencakup lahan seluas sekitar 385 hektare, dengan total distribusi mencapai lebih dari 9 ton. Muhammad Ali memastikan seluruh kelompok tani telah menerima bantuan tersebut.

‎“Alhamdulillah, hari ini semua bantuan sudah tersalurkan. Ke depan, kami akan terus mengawal dan mendampingi petani agar hasil produksinya maksimal,” katanya.

‎Selain itu, pihak BPP juga akan tetap menjalankan program serapan gabah (sergab) sesuai ketentuan pemerintah, termasuk pendampingan dalam penjualan hasil panen ke Bulog.

‎“Program sergab di Kecamatan Cikembar berjalan cukup baik. Antusiasme petani untuk menjual hasil panen ke Bulog juga cukup tinggi,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, varietas Inpari 32 sangat cocok dikembangkan di wilayah Cikembar. Dengan pengelolaan yang baik serta ketersediaan air dan unsur hara yang memadai, produktivitas padi bahkan bisa mencapai 8 ton per hektare atau lebih.

‎Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama serangan hama tikus yang masih menjadi ancaman utama di lahan pertanian.

‎“Untuk tingkat kerawanan relatif rendah, namun hama tikus masih perlu diwaspadai. Kami akan terus memantau dan mendampingi petani di lapangan,” ungkapnya.

‎Muhammad Ali berharap, melalui bantuan dan pendampingan ini, kesejahteraan petani dapat meningkat seiring dengan naiknya hasil produksi.

‎“Harapan kami tentu petani semakin sejahtera. Kesuksesan petani adalah kebahagiaan bagi kami sebagai penyuluh,” pungkasnya.

Baca Juga :  ‎RS Betha Medika Gelar Health Talk dan Skrining Kesehatan Gratis di HUT ke-42 Paroki Santo Fransiskus Asisi Cibadak‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Pemdes Bojong Laksanakan Pembangunan TPT dan Rabat Beton di Dusun Sungapan

Berita Terkait

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terbaru