‎Disperkim Sukabumi Targetkan 4 Lokasi Hunian Tetap bagi Korban Bencana, Terkendala Lahan

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah merencanakan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi para korban bencana di sejumlah wilayah.
‎
‎Pada Kamis (28/05/2026), Sendi mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan penanganan di empat lokasi, salah satunya di kawasan Cijambe, tepatnya di Jembatan Gado.
‎
‎“Untuk tahun ini kita merencanakan ada empat lokasi yang akan kita coba bantu untuk penanganan hunian tetap. Salah satunya di Cijambe, Jembatan Gado,” ujarnya.
‎
‎Namun demikian, hingga saat ini proses tersebut masih terkendala persoalan lahan. Pemerintah masih menunggu status lahan benar-benar clear and clean sebelum pembangunan dapat dilakukan.
‎
‎“Kita masih menunggu lahan clear and clean. Setelah itu baru kita bisa turun. Tapi estimasi jumlah masyarakat yang akan dibantu sudah kita siapkan,” jelasnya.
‎
‎Selain itu, Disperkim juga telah mengalokasikan rencana teknis seperti cut and fill lahan serta pembangunan unit rumah bagi warga terdampak.
‎
‎Dalam upaya percepatan, pemerintah daerah juga menggagas program kolaboratif bertajuk Gerbang Pesona Bumi, yang membuka peluang keterlibatan pihak luar seperti perusahaan melalui program CSR.
‎
‎“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Melalui program ini, kita beri kesempatan kepada pihak luar untuk ikut membantu,” tambahnya.
‎
‎Untuk lokasi terbaru korban bencana, disebutkan masih dalam proses koordinasi dengan pihak PTPN dan Perhutani, khususnya di wilayah Bantargadung.
‎
‎Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait korban bencana lama yang belum direlokasi, seperti di Warungkiara dan Bantargadung, Sendi menjelaskan bahwa sebagian sudah mulai ditangani.
‎
‎“Bantargadung sudah kita tangani sejak kejadian Februari di Jambe. Untuk Warungkiara, sudah dilaporkan oleh Pak Camat dan masuk dalam rencana penanganan bertahap tahun ini,” terangnya.
‎
‎Ia menambahkan, pemerintah menargetkan penyelesaian minimal empat lokasi, bahkan optimistis bisa mencapai lima lokasi jika seluruh persyaratan lahan terpenuhi.
‎
‎“Hambatan utama memang di lahan. Harus ada surat pelepasan hak (SPH) dan status kepemilikan yang jelas. Kalau sudah dikuasai pemerintah, baru bisa kita usulkan dan bangun,” tegasnya.
‎
‎Sendi juga menekankan bahwa penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah pusat dan pemegang hak guna usaha (HGU).
‎
‎“Kita memahami setiap pihak punya aturan dan kewenangan. Tapi bencana ini tanggung jawab bersama. Harapannya semua bisa ikut mempercepat proses ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  Silaturahmi Tanpa Batas LSM RIB Dan Aktivis Sukabumi"Kritik Membangun Itu Penting"

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Berita Terbaru