Rentetan Tragedi di Rel Sukabumi: Dalam Sepekan, Nyawa Melayang di Perlintasan Tanpa Pengaman

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM| Rangkaian kecelakaan di perlintasan kereta api kembali membuka luka lama: keselamatan yang terabaikan. Dalam hitungan hari, dua peristiwa tragis terjadi di jalur Sukabumi–Bogor. Satu nyawa melayang, lainnya luka-luka. Penyebabnya nyaris sama—perlintasan tanpa pengamanan memadai, atau fasilitas yang ada tapi tak berfungsi.

Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 16.11 WIB di perlintasan sebidang samping Perumahan BMI, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda. Seorang pedagang sayur, Asep Yusup (49), tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api Pangrango yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor Paledang.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan Petugas Perlintasan Kereta Api di Leuwigoong Garut

Korban, warga Kampung Babakan Pendeuy, Desa Bojongkokosan, diketahui tengah berjualan dan melintas di rel saat kejadian. Diduga ia tidak menyadari datangnya kereta. Tanpa palang pintu, tanpa penjaga, dan tanpa peringatan yang memadai, tabrakan pun tak terhindarkan. Tubuhnya terpental dengan luka berat yang merenggut nyawanya di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumat (19/6/2026) sore, dentuman keras mengguncang Kampung Bawakan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Sebuah truk boks bernomor polisi F 8364 FT dihantam kereta api jurusan Sukabumi–Bogor saat melintas di perlintasan sebidang.

Baca Juga :  Korsleting Listrik Picu Kebakaran di PAUD dan Posyandu Adi Sucipto, Petugas Bergerak Cepat

Benturan brutal itu meremukkan badan truk hingga nyaris tak berbentuk. Sopir dan kernet menjadi korban, namun yang lebih memprihatinkan, sejumlah warga di sekitar lokasi turut terdampak.

Ironisnya, perlintasan tersebut sebenarnya telah dilengkapi palang pintu. Namun fakta di lapangan berkata lain, palang itu tak berfungsi. Tidak ada petugas penjaga, tidak ada sistem pengaman aktif. Fasilitas yang seharusnya menjadi pelindung justru berubah menjadi simbol kelalaian.

Warga menyebut perlintasan di Kampung Bawakan sebagai “bom waktu”. Setiap hari dilintasi kendaraan dan pejalan kaki, namun minim pengawasan. Kombinasi antara aktivitas padat dan sistem pengamanan yang setengah hati menciptakan potensi maut yang terus mengintai.

Baca Juga :  ‎Sekretaris DPMD Kabupaten Sukabumi Hadiri Milangkala ke-41 Desa Kebon Manggu: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Identitas Desa‎

Dua kejadian ini bukan sekadar kecelakaan. Ini adalah alarm keras bagi semua pihak—bahwa perlintasan sebidang tanpa pengamanan bukan lagi persoalan sepele, melainkan ancaman nyata.

Tanpa evaluasi menyeluruh, tanpa kehadiran petugas, dan tanpa sistem pengamanan yang berfungsi optimal, rel kereta bukan hanya jalur transportasi, melainkan jalur maut yang siap menelan korban berikutnya.

Berita Terkait

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru