Ketum LSM GAPURA, Hakim Adonara, Soroti Lomba Burung: “Harus Ada Transparansi dan Penegakan Aturan!”

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Ketua Umum (Ketum) LSM Gerakan Aktivis Penyelamat Uang Negara (GAPURA) Republik Indonesia, Hakim Adonara, mengeluarkan pernyataan tegas terkait maraknya penyelenggaraan lomba burung di berbagai daerah, termasuk di wilayah Sukabumi. Dalam pandangannya, kegiatan tersebut tidak sekadar soal hobi dan hiburan, tetapi berpotensi menimbulkan persoalan hukum, sosial, hingga indikasi penyalahgunaan wewenang bila tidak diawasi dengan baik.

‎“Lomba burung bukan hanya ajang hobi. Ada aspek perizinan, potensi gangguan ketertiban umum, hingga indikasi pelanggaran aturan yang harus dicermati. Negara tidak boleh abai, apalagi jika di dalamnya ada potensi penyalahgunaan dana publik atau keterlibatan oknum tertentu,” tegas Hakim Adonara saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan, Minggu (3/8/2025).

Baca Juga :  ‎Kepala KUA Cikembar Apresiasi Pengukuhan Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Cikembar‎

‎Menurutnya, lomba-lomba burung yang digelar secara masif harus memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Ia menyoroti bahwa dalam beberapa kasus, kegiatan ini kerap berjalan tanpa pengawasan ketat, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Kami mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif. Tapi, jika lomba ini tidak memiliki izin lengkap atau melanggar ketentuan, maka itu masalah serius. Tidak boleh ada pembiaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Touring Ngabumi: Rangkaian Hari Jadi Sukabumi Diwarnai Kegiatan Sosial dan Peresmian Jalan

‎Hakim Adonara juga menyoroti potensi dampak sosial dari kegiatan tersebut, seperti keramaian yang tak terkendali, gangguan lingkungan, bahkan praktik perjudian terselubung yang kerap menjadi sorotan publik.

‎Sebagai pimpinan LSM yang fokus pada pengawasan pengelolaan keuangan negara, Hakim Adonara mengingatkan agar tidak ada indikasi penyalahgunaan dana publik dalam penyelenggaraan kegiatan semacam ini.

‎“Jika ada dugaan keterlibatan dana publik, baik melalui sponsorship instansi pemerintah maupun oknum yang menggunakan anggaran secara tidak tepat, maka kami akan bertindak. GAPURA siap melaporkan setiap temuan kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Resmi Lantik 4 Pejabat,Sri Padmoko,A.P.I.,M.P.,Menjabat Dinas Perikanan

‎Hakim Adonara mengajak aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap penyelenggaraan event seperti ini. “Kami meminta aparat jangan hanya hadir sebagai formalitas, tetapi benar-benar memastikan semua sesuai aturan. Penegakan hukum harus tegas, jangan sampai ada toleransi terhadap pelanggaran,” pungkasnya.

‎Pernyataan ini memantik diskusi publik, mengingat fenomena lomba burung yang kian menjamur di berbagai daerah, namun kerap menimbulkan pro dan kontra. GAPURA menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi berbagai kegiatan yang berpotensi melanggar aturan atau merugikan masyarakat.

sumber: FB Hakim Adonara 3/08/25

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru