Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Bus Pelajar di Subang

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM, Bandung | Pemerintah Provinsi Jawa Barat komitmen untuk menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan bus yang melibatkan rombongan pelajar SMK Lingga Kencana, Depok, di Ciater, Kabupaten Subang. Pengumuman ini disampaikan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, kepada media di Bandung pada hari Minggu.

Dalam tragedi memilukan ini, tercatat 11 korban meninggal dunia, yang terdiri dari 9 siswa, 1 guru, dan 1 warga lokal Subang. Sementara itu, korban yang luka meliputi 14 orang luka ringan, 23 orang dengan luka sedang, dan 12 orang mengalami luka berat. Korban-korban luka saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Subang.

Baca Juga :  Pabrik Kapur di Cibatu, Cikembar Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

Bey Triadi Machmudin dalam keterangannya menyatakan, “Kami pastikan semua biaya korban ditanggung pemerintah. Kami inginkan penanganan yang terbaik untuk korban luka dan untuk yang meninggal kami upayakan secepat mungkin bisa dibawa oleh keluarganya.” Beliau juga mengungkapkan duka cita yang mendalam terhadap keluarga korban yang meninggal dunia dan mendoakan pemulihan cepat bagi yang luka-luka.

Kunjungan Bey ke RSUD Subang pasca kejadian menegaskan kepedulian dan tanggung jawab pemprov dalam menangani krisis ini. Terkait penyebab kecelakaan, Bey menyebut bahwa pihak kepolisian saat ini tengah menginvestigasi lebih lanjut dan memohon kesabaran bagi semua pihak menunggu hasil investigasi.

Baca Juga :  ‎Khitanan Massal Warnai Peringatan HJKS ke-155 di Kecamatan Cikembar‎

Di tengah kesedihan ini, Bey juga mengimbau perusahaan bus untuk selalu memastikan kelaikan kendaraannya dan memastikan pengemudi dalam kondisi yang fit untuk mengemudi. Ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa yang akan datang.

Insiden ini menyita perhatian dan empati dari masyarakat luas, tidak hanya di Jawa Barat tapi juga di seluruh negeri, mengingatkan pada pentingnya keselamatan transportasi publik.(wld)

Berita Terkait

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional
Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP
Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam
Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing
‎Janji Fasilitas Tak Terpenuhi, Warga Fitra Pratama Residence Tempuh Jalur Somasi
BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA
SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026
Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional

Jumat, 17 April 2026 - 11:25 WIB

Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP

Jumat, 17 April 2026 - 09:56 WIB

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 April 2026 - 09:53 WIB

Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing

Kamis, 16 April 2026 - 13:59 WIB

BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA

Kamis, 16 April 2026 - 12:52 WIB

SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026

Kamis, 16 April 2026 - 11:07 WIB

Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

‎Skandal Rumah Tangga Terbongkar, Suami di Sukabumi Laporkan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polisi

Berita Terbaru

Jabar Update

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 Apr 2026 - 09:56 WIB