Kelompok Tani di Parakanlima Dapat Bantuan JIDES, Petani Harap Pasokan Air Irigasi Ditingkatkan

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Kelompok tani di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mendapatkan program peningkatan infrastruktur air berupa pembangunan Jaringan Irigasi Desa (JIDES) guna memaksimalkan pasokan air ke lahan pertanian warga.

Pembangunan JIDES tersebut berlokasi di Dusun Parakanlima dan merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi untuk mendukung peningkatan infrastruktur pertanian.

Kepala Dusun Parakanlima, Asep Sihaburamli, mengatakan dua kelompok tani yakni Aditani dan Sumber Tani pada tahun 2026 mendapat program pembangunan JIDES.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, di Kedusunan Parakanlima khususnya untuk Kelompok Tani Aditani dan Sumber Tani tahun 2026 mendapatkan program dari Dinas Pertanian berupa kegiatan pembangunan Jaringan Irigasi Desa (JIDES),” ujarnya.

Baca Juga :  ‎BPP Kecamatan Cikembar Kawal Program Serap Gabah Petani untuk Stabilkan Harga

Menurutnya, volume pembangunan di dua kelompok tani tersebut kurang lebih sama, masing-masing sekitar 175 meter dan saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

Asep menjelaskan, pembangunan JIDES tersebut memberikan manfaat besar bagi para petani. Selain untuk memperlancar aliran irigasi ke area persawahan, saluran tersebut juga berfungsi sebagai drainase.

“Kalau untuk yang di Kelompok Tani Aditani, manfaatnya ada dua. Pertama untuk jalur irigasi ke sawah-sawah warga, kedua sekaligus menjadi drainase karena titiknya berada di pinggir jalan,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut diperkirakan memberikan manfaat bagi lahan pertanian seluas sekitar 25 hingga 30 hektare, khususnya di wilayah bawah hingga Jembatan Merah.

Baca Juga :  ‎Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Impor Gula

Sebelum adanya pembangunan JIDES, saluran irigasi yang ada dinilai tidak mampu menampung debit air, terutama saat musim hujan. Akibatnya air kerap meluap ke jalan hingga menyebabkan banjir.

“Kalau hujan besar, saluran yang ada sebelumnya tidak mampu menampung debit air. Akhirnya air meluap ke jalan dan menyebabkan banjir,” ungkapnya.

Dengan dibangunnya saluran di sisi kiri dan kanan, diharapkan distribusi air ke sawah menjadi lebih lancar sekaligus menjaga kondisi jalan agar tetap terawat.

Meski demikian, Asep mengakui persoalan utama pertanian di wilayah Parakanlima dan Bukasari masih berkaitan dengan ketersediaan air irigasi. Saat ini petani baru mampu melakukan tanam maksimal dua kali dalam setahun.

Baca Juga :  Penyampaian Pendapat Akhir Bupati Mengenai Raperda Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 Di Rapatat Paripurna

“Harapan para petani sebenarnya bisa tiga kali tanam dalam setahun. Tapi kendalanya ada pada pasokan air irigasi,” jelasnya.

Ia menerangkan, saat musim kemarau debit air dari Daerah Irigasi (DI) Muara Cibodas sering tidak mampu memenuhi kebutuhan sekitar 125 hektare lahan pertanian di wilayah tersebut.

Menurutnya, terdapat potensi tambahan pasokan air dari Sungai Cibatu yang sebelumnya pernah membantu kebutuhan irigasi saat musim kemarau. Namun kondisi jaringan irigasinya kini memerlukan pembangunan kembali.

“Kalau irigasi dari Sungai Cibatu dibangun kembali, petani di sini insyaallah bisa tanam tiga kali setahun,” pungkasnya.

Berita Terkait

Puluhan Hektare Sawah di Parakanlima Terlantar, Petani Terdampak Ambruknya Irigasi DI Cibagong
‎Produktivitas Padi di Desa Bojong Cikembar Meningkat, Capai 8 Ton per Hektare
‎Irigasi Cibagong Rusak, Puluhan Hektare Sawah di Cikembar Terlantar‎
‎Harga Sembako di Pasar Cibadak Jelang Ramadan 2026 Mulai Bergerak, Cabai Tembus Rp92 Ribu per Kg
CAPAI SWASEMBADA PANGAN 2025, PRODUKSI PANGAN KAB SUKABUMI PERINGKAT DUA NASIONAL
‎BPP Kecamatan Cikembar Kawal Program Serap Gabah Petani untuk Stabilkan Harga
‎Pemdes Sukamaju Gelar Musrenbangdes, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas Program 2026
‎Kelompok Tani di Cikembar Terima Bantuan Benih Jagung dari Kementan, Polsek Bantu Pemasaran ke Bulog‎
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

Kelompok Tani di Parakanlima Dapat Bantuan JIDES, Petani Harap Pasokan Air Irigasi Ditingkatkan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:17 WIB

Puluhan Hektare Sawah di Parakanlima Terlantar, Petani Terdampak Ambruknya Irigasi DI Cibagong

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WIB

‎Produktivitas Padi di Desa Bojong Cikembar Meningkat, Capai 8 Ton per Hektare

Jumat, 17 April 2026 - 19:50 WIB

‎Irigasi Cibagong Rusak, Puluhan Hektare Sawah di Cikembar Terlantar‎

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:22 WIB

‎Harga Sembako di Pasar Cibadak Jelang Ramadan 2026 Mulai Bergerak, Cabai Tembus Rp92 Ribu per Kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:34 WIB

CAPAI SWASEMBADA PANGAN 2025, PRODUKSI PANGAN KAB SUKABUMI PERINGKAT DUA NASIONAL

Senin, 1 Desember 2025 - 12:43 WIB

‎BPP Kecamatan Cikembar Kawal Program Serap Gabah Petani untuk Stabilkan Harga

Jumat, 14 November 2025 - 12:28 WIB

‎Pemdes Sukamaju Gelar Musrenbangdes, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas Program 2026

Berita Terbaru