Optimalisasi Kawasan Teras Cikapundung dan Cihampelas, Upaya Tingkatkan Wisata Kota Bandung

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Walikota Bandung bersama Sekda saat meninjau lokasi.(ist)

PJ Walikota Bandung bersama Sekda saat meninjau lokasi.(ist)

JABARINSIDE.COM, Bandung | Dalam upaya meningkatkan potensi wisata di Kota Bandung, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, mengumumkan rencana reoptimalisasi kawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Teras Cikapundung. Tujuan dari reoptimalisasi ini adalah untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata utama di Kota Bandung.

Bambang menjelaskan bahwa kawasan Teras Cikapundung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu objek wisata pilihan bagi pengunjung, serta memberi nilai bagi masyarakat sekitar. “Kami berharap, dengan terlibatnya pemerintah, komunitas, serta masyarakat, akan tercipta suasana baru di Teras Cikapundung yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,” ujar Bambang.

Baca Juga :  ‎Galian Kabel PLTHM di Warungkiara Meresahkan Warga Dua Kedusunan‎

Untuk mewujudkan reoptimalisasi tersebut, Bambang mengatakan akan melibatkan berbagai lintas sektor, termasuk Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses reoptimalisasi dan sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.

Selain kawasan Teras Cikapundung, Bambang juga menyoroti potensi kawasan Cihampelas yang perlu dioptimalkan. “Kami ingin membuat Cihampelas kembali menjadi ikon Kota Bandung yang membanggakan. Ini mencakup semua aspek, dari perdagangan di Jalan Cihampelas hingga potensi di kawasan Teras Cihampelas yang belum kita maksimalkan,” kata Bambang.

Baca Juga :  Ketua JWI Menyayangkan Prilaku Kepala UPTD Bina Marga Provinsi Wiayah II Sukabumi Di Duga Sengaja Menghindar Saat Auden

Menurut Bambang, optimalisasi yang dilakukan bukan hanya tentang tata letak dan kebersihan, namun juga pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dan pengembangan kegiatan kreatif yang bisa menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Dengan rencana reoptimalisasi ini, diharapkan tidak hanya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bandung tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.(wld)

Berita Terkait

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan
Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka
Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi
Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran
‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita
PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI
Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:14 WIB

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026 - 07:33 WIB

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:39 WIB

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:53 WIB

‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita

Kamis, 9 April 2026 - 16:45 WIB

PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI

Kamis, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman

Kamis, 9 April 2026 - 16:12 WIB

‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎

Berita Terbaru

Bencana Alam.

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:33 WIB

Jabar Update

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:37 WIB