Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sukabumi H. Agus Santosa Resmi Purnatugas Setelah Mengabdi 39 Tahun

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM || Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi menggelar acara pelepasan purnatugas Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), H. Agus Santosa, Senin (8/6/2026). Acara yang berlangsung di salah satu gedung pertemuan di kawasan Slabintan, Kecamatan Sukabumi, tersebut menjadi momen penuh haru sekaligus bentuk penghormatan atas pengabdian panjang yang telah diberikan kepada institusi.

Kegiatan dihadiri jajaran pejabat dan pegawai Kemenag Kabupaten Sukabumi yang memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada H. Agus Santosa atas dedikasinya selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Ramdani, menyampaikan bahwa pelepasan purnatugas tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada pegawai yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di lingkungan Kementerian Agama.

“Ini adalah acara pelepasan. Beliau telah mengabdi di Kementerian Agama kurang lebih 39 tahun. Alhamdulillah hari ini kita semua hadir memberikan penghormatan,” ujarnya.

Menurut Dadang, H. Agus Santosa dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi, bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta selalu mengutamakan kepentingan lembaga.

“Beliau adalah figur yang mampu melaksanakan tugas dengan baik dan selalu mengedepankan kepentingan institusi. Ini menjadi teladan bagi seluruh pegawai,” katanya.

Ia berharap momentum purnabakti tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, H. Agus Santosa mengungkapkan bahwa dirinya resmi memasuki masa purnatugas terhitung sejak 1 Juni 2026 setelah mengabdi selama kurang lebih 39 tahun 3 bulan sejak memulai karier pada tahun 1987.

Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Tiga Rumah di Gunungkencana Terbakar

“Hari ini saya memasuki masa purna tugas sebagai aparatur sipil negara di Kementerian Agama. Saya bertugas sejak tahun 1987 hingga masa purna tugas saat ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus menyampaikan rasa syukur sekaligus permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan, baik dalam koordinasi, konsultasi maupun kolaborasi.

“Saya mencoba mendedikasikan potensi yang ada dalam diri saya untuk mengabdi di Kementerian Agama. Tentunya selama 39 tahun itu masih banyak hal yang belum sempurna,” katanya.

Ia juga berpesan kepada generasi penerus ASN agar senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, dan kepatuhan terhadap aturan dalam menjalankan tugas negara.

Menurutnya, di era digitalisasi birokrasi saat ini setiap ASN memiliki rekam jejak yang dapat dipantau dan menjadi bagian penting dalam penilaian kinerja maupun pengembangan karier.

Baca Juga :  Kapolres Sukabumi Tegaskan Zero Narkoba Lewat Apel Pagi dan Tes Urine Personel

“Sebagai aparatur sipil negara, setiap ucapan, tindakan, dan perbuatan harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. ASN adalah pelaksana kebijakan pemerintah sehingga wajib patuh terhadap aturan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Agus menekankan bahwa perubahan dan dinamika birokrasi merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan kemampuan adaptasi serta peningkatan kompetensi, khususnya di lingkungan Kementerian Agama yang terus berkembang mengikuti kebijakan nasional.

Acara purnatugas tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus penghormatan terakhir dari keluarga besar Kemenag Kabupaten Sukabumi kepada H. Agus Santosa yang telah menuntaskan masa baktinya dengan penuh dedikasi.

Berita Terkait

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terbaru