LSM Rakyat Indonesia Berdaya Soroti Dugaan Pemborosan dan Potensi KKN ,Swakelola di Dinas PU Sukabumi

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi– Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Indonesia Berdaya (RIB), Lutfi Imanullah, melayangkan kritik tajam terhadap kegiatan belanja jasa di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2025.

Kegiatan yang diberi nama “Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor” tersebut menyedot anggaran fantastis sebesar Rp 7,39 miliar dari APBD, namun dinilai tidak proporsional dan rawan penyimpangan.

“Kami mencium adanya potensi kuat pemborosan anggaran, bahkan dugaan praktik markup atau penunjukan rekanan yang tidak transparan. Jika dibiarkan, ini membuka pintu lebar bagi praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” ujar Lutfi dalam keterangannya, Rabu28-5-2025

Kegiatan yang meliputi belanja jasa non-ASN, honorarium Da’i, sewa stand, serta dekorasi mobil hias untuk perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi dinilai Lutfi lebih bersifat seremonial dibanding fungsional. Ia mempertanyakan urgensi dan relevansi pengalokasian anggaran besar tersebut melalui skema Swakelola Tipe I tanpa keterlibatan pengawasan independen.

“Dinas PU seharusnya fokus pada infrastruktur dan pelayanan teknis masyarakat, bukan mengurus dekorasi mobil hias dengan anggaran miliaran. Ini pembelokan fungsi institusi,” tegasnya.

Baca Juga :  Dua Pemancing Hilang Terseret Ombak Besar di Pantai Cikeueus, Ciemas Sukabumi

Lutfi juga mengkritik minimnya transparansi informasi kepada publik terkait detail pengeluaran, siapa yang ditunjuk sebagai pelaksana, serta indikator keberhasilan kegiatan. Ia menilai kegiatan non-fisik seperti honorarium Da’i rawan dimanipulasi tanpa dokumentasi akuntabel.

“Kami tidak anti-pembangunan atau budaya lokal, tapi jangan jadikan itu kedok untuk bancakan anggaran. Jangan sampai ini menjadi pola lama: rakyat susah, birokrat pesta,” ujarnya.

LSM Rakyat Indonesia Berdaya mendorong agar Inspektorat Daerah, BPK, dan jika perlu KPK turun langsung mengaudit kegiatan tersebut, termasuk memeriksa seluruh dokumen pengadaan, laporan keuangan, dan realisasi fisik kegiatan.

Baca Juga :  ‎Maman Hidayat Apresiasi Kegiatan Silaturahmi dan Panggung Gembira di Pondok Modern Assalam

Sebagai langkah awal, pihaknya akan melayangkan surat Laporan ke KPK dan laporan dugaan penyimpangan ke Kejaksaan Agung RI dan tembusan surat laporan pengaduan ke Gubernur Jawa Barat.

“Kami tidak hanya mengkritik, kami mengawal. Ini uang rakyat, bukan anggaran keluarga pejabat. Kami siap buktikan ini bukan fitnah, tapi panggilan moral,” pungkas Lutfi.

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 15:20 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:45 WIB

‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Berita Terbaru