Penggunaan Anggaran Dana Desa Karangtengah Tahun 2024 Diduga Fiktif

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|-Minimnya pengawasan terhadap dana desa berisiko membuka celah penyalahgunaan anggaran, Untuk itu diperlukan tata kelola desa yang lebih transparan guna memastikan roda pemerintahan di desa berjalan bersih dan bebas dari korupsi.

Desa Karangtengah, tengah dibayangi dugaan penyelewengan dana desa,pengalokasian sebesar Rp 23.000.000 untuk pengadaan buku bacaan dan honorarium penjaga perpustakaan /taman baca desa, menjadi sorotan utama,jumlah yang terbilang fantastis ini memicu kecurigaan akan adanya penyimpangan.

Baca Juga :  Dua Nelayan Yang Diduga Jadi Korban Penipuan Oknum Kades, LSM Rakyat Indonesia Berdaya Desak APH Agar Cepat Menindak Lanjut

Kepal Desa Karangtengah saat Agung saat di konfirmasi via Whatsapp, menyatakan keberadaan perpustakaan /sudut baca yang lengkap”Perpustakaan itu ada di kantor desa namanya sudut baca,”katanya.jum’at 4-07-25

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hasil investigasi awak media menunjukkan ketidak sesuaian antara pantauan dilapangan dengan keterangan kepala desa, faktanya perpustakaan/sudut baca hanya menyisakan rak rak kosong tanpa buku bacaan.

Salah seorang staf desa saat dikonfirmasi menyampaikan kalau kemarin- kemarin perpustakaan tersebut ada sekarang lagi tahap proses dan buku bacaan mau ada penggantian.

Baca Juga :  Audiensi Penanganan Status Tanah Kampung Puncak Ceuri, Desa Sagaranten

“Perpustakaan dengan rak kosong tanpa buku bacaan itu lagi tahap proses dan buku bacaannya sudah pada kadaluarsa” Ucapnya.

Dengan fakta hasil temuan dilapangan dana desa tahun anggaran 2024 penggunaan nya diduga fiktif dan disinyalir ada pemalsuan dokumen atau penyalahgunaan wewenang.

Maka dari itu pemerintah Kabupaten Sukabumi didesak untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan,kasus ini menggaris bawahi pentingnya pengawasan yang ketat dan akuntabilitas yang tinggi dalam pengelolaan dana desa.

Baca Juga :  Festival Sepakbola Usia Dini Ubrug Cup KE 1 Tahun 2026 Resmi Digelar

Kepercayaan masyarakat terhadap transparansi pengelolaan dana desa harus dijaga dan dipulihkan. Tindakan tegas harus diberikan jika ditemukan bukti pelanggaran hukum. Ketidak jelasan dan lambatnya penanganan kasus ini hanya akan memperparah citra buruk pengelolaan dana desa dan mengikis kepercayaan publik.

Red

Berita Terkait

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias
UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat
Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
Berita ini 609 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:49 WIB

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:46 WIB

UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WIB

‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Berita Terbaru