‎Dugaan Pelecehan Seksual di Sekolah Surade Sukabumi, Aktivis Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku‎

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi — Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswa di salah satu sekolah yang berada di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, memicu gelombang keprihatinan dan kecaman dari berbagai pihak.

‎Sekjen Literasi Merah Putih, Dede Heri, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan penuh kepada korban, termasuk pemulihan psikologis melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

‎ “Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Korban harus mendapatkan pendampingan psikologis dan perlindungan yang layak. Kami juga mendesak agar terduga pelaku segera ditangkap oleh aparat penegak hukum,” tegas Dede, Senin (17/11/2025).

‎Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran diduga dilakukan oleh seorang oknum guru yang juga menjabat sebagai kepala sekolah di wilayah Surade. Dede menyebut, kejadian tersebut merupakan tamparan keras bagi lembaga pendidikan, khususnya instansi di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Baca Juga :  Bareng Kejari, Kapolres Sukabumi Kota Blender Ribuan Butir Obat Berbahaya


‎ “Kami mengecam keras kejadian ini. Sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak, bukan tempat yang menimbulkan trauma. Aparat harus bertindak cepat agar ada kepastian hukum,” lanjutnya

‎Dalam proses advokasi, Rumah Literasi Merah Putih tidak bekerja sendiri. DPD KNPI Kabupaten Sukabumi dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) turut terlibat memberikan dukungan dan pengawalan hukum.

‎Asep, selaku Bidang Hukum DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, menegaskan komitmennya untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan resmi melalui DP3A.

‎“Hari ini kami mendampingi korban ke DP3A untuk meminta layanan psikologis dan trauma healing. Kami juga meminta DP3A segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi,” kata Asep.

‎Ia menambahkan, KNPI siap mengawal proses hukum hingga tuntas agar korban mendapatkan ruang pemulihan dan keadilan yang seharusnya.

‎ “Kami akan mengadvokasi kasus ini sampai selesai. Harapan kami, korban pulih secara psikologis dan pelaku menerima proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

‎Pihaknya juga mendesak agar pemerintah dan institusi pendidikan menjadikan kasus ini sebagai evaluasi serius, agar insiden serupa tidak kembali terjadi di lingkungan sekolah.

‎Hingga berita ini ditulis, kasus dugaan pelecehan tersebut masih dalam proses pelaporan dan penanganan pihak berwenang. Redaksi masih berupaya menghubungi instansi terkait untuk mendapatkan keterangan resmi dari pihak sekolah dan aparat penegak huk

Baca Juga :  ‎Kunjungan Kerja Anggota Komisi I DPR RI Dr. Desy Ratnasari ke Koramil 2203/Warungkiara: Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Wamen Dikdasmen Kunjungi SDN 1 Cibadak, Kadisdik Sukabumi Deden Supena: Jadi Motivasi Tingkatkan Mutu Pendidikan‎

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru