Mangkraknya Gedung Perkantoran Pemda Kabupaten Sukabumi Menjadi Sorotan DPD JWI Sukabumi Raya

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi-
DPD Jajaran Wartawan Indonesia Sukabumi Raya mempertanyakan Proyek Mangkrak
pembangunan Gedung Perkantoran Pemda Kabupaten Sukabumi di Cangehgar yang peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Sukabumi saat itu, Marwan Hamami pada 22 Juli 2020 yang di duga berpotensi rugikan uang negara Rabu 13-08-2025

Ketua DPD Jajaran Wartawan Indonesi dengan tegas mengkritik penanganan tindak lanjut pembangunan Gedung Perkantoran mangkrak yang dibangunan di atas lahan seluas 18 hektare dengan struktur lima lantai dengan memiliki luas sekitar 4.500 meter persegi dan dimensi total bangunan 90×50 meter yang berada di bawah kewenangan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi walaupun pemerintah daerah kala itu hampir tiap tahun menggelontorkan anggaran miliaran rupiah, namun tak banyak perubahan yang tampak,malah sampai saat ini tahun 2025 bangunan tersebut semakin hancur,dan sudah seperti sarang hantu,”cetuanya

Baca Juga :  Ribuan Warga Desa Sukamulya Meriahkan Pawai Karnaval HUT RI ke-80

“Menurutnya,mangkraknya proyek pembangunan gedung perkantoran menunjukkan lemahnya kompetensi pemerintah dalam mempertanggungjawabkan penggunaan uang rakyat,ini jelas mencerminkan ketidakmampuan pemerintah kala itu dalam mengelola anggaran negara,” ungkapnya

“Miris sekali kondisi terkini gedung perkantoran 6 lantai milik Pemkab Sukabumi yang mangkrak 
Bayangkan Sebuah bangunan megah enam lantai yang awalnya digadang-gadang menjadi pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kini menjadi sorotan publik,dan sudah viral baik di media sosial,maupun didalam pemberitaan diberbagai media.

Baca Juga :  Study Tour Ke Bali"Tiga Pejabat Disdik Di Duga Mangkir Di Hari Kerja

Viralnya bukan karena kehebatannya, mela Rp180 miliar lebih dari APBD Kabupaten Sukabumi”Ia meminta instansi terkait, termasuk Dinas Perumahan dan Permukiman serta APH, untuk meneliti lebih lanjut mengambil langkah tegas terhadap proyek mangkrak ini,”tutup Lutfi Yayah

Rab Ripaldo

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru