‎Forum Ketua RW Kota Sukabumi Minta P2RW Tetap Dilanjutkan‎

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) yang selama ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terancam dihentikan. Hal itu menyusul adanya wacana dari Wali Kota Sukabumi yang baru, Ayep jaki, untuk menghapus program tersebut dan menggantinya dengan program padat karya.

‎Perwakilan Forum RW Kota Sukabumi, Abdul Azis Jumadi, menegaskan bahwa P2RW merupakan program yang sangat menyentuh langsung ke masyarakat di tingkat RW. Melalui dana stimulan sebesar Rp25 juta yang dialokasikan dari APBD, warga dapat membangun fasilitas yang urgent kebutuhan lingkungan secara swadaya.

‎“Dana P2RW ini kecil, tapi manfaatnya luar biasa besar dan jembatan penyambung komunikasi antara masyarakat dan pemerintah an soal nya sebelum pekerjaan di ACC dari dana p2rw tersebut ada banyak Rempug warga di lakukan musyawarah bersama untuk mengambil keputusan pekerjaan mana yg akan di lakukan Bahkan partisipasi swadaya masyarakat bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari nilai stimulan. Ada yang bahkan sampai sepuluh kali lipat,” ujar Abdul Azis

‎Ia mencontohkan di salah satu wilayah, dana Rp25 juta mampu berkembang berkat gotong royong warga, sehingga menghasilkan pembangunan yang jauh lebih besar nilainya.

‎Hari ini, Forum Ketua RW Kota Sukabumi secara resmi mendatangi DPRD Kota Sukabumi untuk meminta audiensi dengan Panitia Khusus (Pansus) P2RW. Audiensi tersebut rencananya akan digelar Jumat (22/8) pagi, sebelum siangnya DPRD menjadwalkan rapat paripurna untuk pengambilan keputusan.

‎“Kami mewakili 356 RW di Kota Sukabumi berharap P2RW tetap dipertahankan. Program ini bukan hanya membantu pembangunan kecil di lingkungan, tetapi juga meningkatkan kebersamaan dan gotong royong masyarakat,” tegas Abdul Aziz.

Baca Juga :  ‎Anak Pemilik Yayasan di Sukabumi laporkan Oknum Mengaku Wartawan Ke Polisi

Berita Terkait

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎
Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026

Berita Terbaru