JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kasus perundungan (bullying) kembali mencoreng dunia pendidikan. Seorang siswa SMP Negeri 1 Parungkuda bernama Edi Saputra menjadi korban pengeroyokan brutal yang dilakukan tiga rekannya di lingkungan sekolah pada Senin 25/08/2025 . Tragis, insiden ini membuat gendang telinga korban pecah hingga harus menjalani perawatan serius di dokter THT.
Peristiwa memilukan itu terjadi di kamar mandi sekolah, di mana korban ditarik, dipaksa jongkok, lalu ditampar berkali-kali hingga mengalami luka serius. Bahkan, para pelaku disebut sempat mengancam korban agar tidak melapor kepada guru maupun orang tua.

Menurut keterangan orang tua korban, aksi pengeroyokan bermula dari persoalan sepele. “Putra saya hanya berteman dengan seorang siswi, tapi pelaku tidak terima. Akhirnya anak saya ditarik ke kamar mandi, dikeroyok tiga orang. Ditampar sampai gendang telinganya robek. Dokter bilang harus operasi,” ungkap ibu korban dengan nada kecewa.Selasa(26/08/25)
Ironisnya, ketika kasus ini dimediasi di sekolah, kepala sekolah SMPN 1 Parungkuda tidak hadir, seolah-olah melepas tanggung jawab. Mediasi hanya menghasilkan surat pernyataan damai antara orang tua pelaku dan korban.
Namun, trauma mendalam dialami Edi. Sang ibu mengaku anaknya kini tak mau lagi bersekolah karena takut akan mendapat pengancaman ulang di jalan maupun di sekolah.
“Saya masih khawatir anak saya diganggu lagi. Apalagi sebelumnya dia sempat diancam. Saya kecewa, ini sudah fatal, gendang telinga anak saya sampai pecah, tapi seolah-olah hanya dianggap masalah kecil,” tegasnya.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar soal pengawasan sekolah terhadap keamanan siswanya. Pasalnya, perundungan tidak hanya berdampak psikologis, tetapi juga sudah mengakibatkan kerusakan fisik permanen pada korban.
Publik kini menanti tindak tegas dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan. Jangan sampai tragedi ini hanya berakhir dengan “surat damai” di atas kertas, sementara masa depan seorang siswa hancur karena kelalaian pihak sekolah menjaga lingkungan belajar yang aman.