Pelajar SMK Doa Bangsa Sempat Diduga Keracunan MBG, Dinkes Sukabumi Pastikan Kondisi Sudah Pulih

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi memastikan kondisi para pelajar SMK Doa Bangsa Palabuhanratu yang sempat diduga keracunan makanan bergizi gratis (MBG) sudah kembali membaik. Seluruh siswa yang sebelumnya mengalami gejala kini dinyatakan pulih.

Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah cepat setelah menerima laporan insiden tersebut. “Karena ini harus mengambil sampel makanan, alhamdulillah sekarang sudah teratasi. Saat ini kondisi pelajar sudah sehat, tinggal lihat perkembangannya nanti,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  ‎Penataan Pemakaman di Kp Pasir Kuil Desa Balekambang Berjalan Lancar, Warga dan Pemerintah Gelar Doa Bersama

Berdasarkan laporan awal, sebanyak 32 siswa diduga mengalami gejala keracunan, namun hanya enam orang yang sempat mendapatkan penanganan di RSUD Palabuhanratu. Agus menegaskan, data tersebut masih diverifikasi. “Informasi di lapangan kadang berbeda, jadi kami pastikan dulu validitasnya,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim kesehatan sendiri telah mengambil sampel makanan berupa nasi dan nugget yang dibagikan dalam program MBG. Meski begitu, Agus belum dapat memastikan seluruh jenis makanan sudah diperiksa. “Kalau penerima MBG ada 300 lebih, tapi yang diduga keracunan hanya 32 orang. Kalau semua terkontaminasi, mestinya yang sakit jauh lebih banyak. Jadi kemungkinan ada faktor lain yang harus dicek kembali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aktivitas Tambang di Cibadak Timbulkan Abu dan Bahaya Licin, Warga Resah

Sebelumnya, pada Rabu (24/9/2025), lima siswa kelas XII dan dua guru SMK Doa Bangsa mengalami gejala mual, sakit perut hingga sesak napas usai menyantap makanan MBG dari Sentra Pangan Pertanian Gizi (SPPG) Palabuhanratu. Lima siswa sempat dirawat intensif di RSUD Palabuhanratu, sementara dua guru tidak sampai dirujuk ke rumah sakit.

Baca Juga :  ‎PT Paiho Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dan Apresiasi Siswa Berprestasi Lewat Program CSR‎

Agus menegaskan, pihaknya akan terus memantau kasus ini hingga benar-benar tuntas. “Dinkes ada di garda terdepan untuk memastikan kejadian di lapangan tertangani cepat. Kami pastikan kesehatan masyarakat harus tetap terjamin,” tegasnya.

Berita Terkait

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan
Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka
Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi
Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran
‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita
PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI
Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:14 WIB

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026 - 07:33 WIB

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:39 WIB

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:53 WIB

‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita

Kamis, 9 April 2026 - 16:45 WIB

PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI

Kamis, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman

Kamis, 9 April 2026 - 16:12 WIB

‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎

Berita Terbaru

Bencana Alam.

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:33 WIB

Jabar Update

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:37 WIB