JABARINSIDE.COM | Sukabumi — Sejumlah kelompok tani di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menerima bantuan benih jagung dari pemerintah pusat melalui program Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Pendistribusian bantuan tersebut berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cikembar, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, pada Jumat (31/10/2025).
Ketua Kelompok Tani Temu Karya Desa Bojong, Fery Kurniawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan benih jagung yang diterima untuk lahan seluas sembilan hektare.
“Alhamdulillah, kelompok tani kami menerima bantuan benih jagung sebanyak 135 kilogram untuk ditanam di lahan seluas sembilan hektare. Jenisnya jagung hibrida, dan kualitasnya sangat baik. Kami berharap hasil panennya nanti bisa maksimal,” ujar Fery.

Ia menambahkan, saat ini para petani di wilayahnya lebih semangat menanam jagung karena pemasaran hasil panen menjadi lebih mudah. “Sekarang, untuk pemasaran kami dibantu oleh Polsek. Hasil panen bisa langsung dijual ke Bulog dengan harga yang sudah ditentukan, sekitar Rp6.500 per kilogram. Minggu ini, insyaallah kami mulai tanam,” tambahnya.
Fery juga berharap agar program bantuan seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya sampai tahap penanaman, tetapi juga hingga proses pemasaran hasil panen. “Dengan adanya jaminan harga dan kemudahan pemasaran, petani merasa lebih tenang dan termotivasi untuk meningkatkan produktivitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cikembar IPTU Yadi Suryadi menyampaikan bahwa pihaknya turut mendukung program pemerintah ini dengan membantu para petani dalam proses distribusi dan pemasaran hasil panen.
“Bantuan dari Kementerian Pertanian ini sangat membantu petani kita di wilayah Cikembar, termasuk Desa Bojong dan Sukamaju. Kami ikut memfasilitasi agar hasil panen dapat terserap dengan baik, terutama melalui kerja sama dengan Bulog,” jelas IPTU Yadi.
Ia menambahkan, kolaborasi antara petani, penyuluh pertanian, dan aparat kepolisian diharapkan dapat terus berjalan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. “Kami akan terus bantu agar masyarakat tidak kesulitan saat panen, termasuk dalam hal distribusi dan penjualan,” pungkasnya.
Dengan adanya sinergi antara petani, pemerintah, dan kepolisian, program bantuan benih jagung ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian pangan di wilayah Cikembar dan sekitarnya.















