Ketua Lembaga Aliansi Indonesia”Ruswandi Soroti Maraknya Pengiriman PMI Ilegal Ke Timur Tengah

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi-DPC Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Sukabumi Menyoroti Maraknya Pemberangkatan PMI Secara Ilegal yang Diduga Masih Tumbuh Subur Di Wilayah Kabupaten Sukabumi,karenakan masih banyaknya jalur jalur yang diduga gelap untuk pengiriman PMI terutama ke timur tengah

Saat di temui di ruang kerjanya Ketua LAI,menurutnya proses pengiriman PMI secara ilegal hingga saat ini masih kian marak seperti orang yang kebal terhadap hukum, untuk itu saya minta pengawasan dan pembinaan di tingkat akar rumput atau daerah kantong kantong yang banyak peminat nya menjadi PMI di Daerah masih lemah pengawasan nya.Rabu 21-01-2026

Baca Juga :  ‎Camat Baru Cikembar Disambut Hangat Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat‎

“Menurutnya, dari catatan catatan yang dimiliki yang ada dikantor kami, dan selama ini saya menangani permasalahan PMI yang tersebar di berbagai daerah, terutama di kabupaten sukabumi, yang kebanyakan itu pada sektor ART, karena saat proses pendaftaran dan pemberangkatan nya tidak terlalu sulit , baik dari mulai paspor dan visa nya, walaupun memberangkatkan nya di sektor Non Formal dan penempatan PMI diduga secara ilegal,kini kasus-kasus satu persatu Pekerja Migran Indonesia (PMI) mulai buka suara dan mengadu setelah mengetahui pemberangkatan nya secara non prosedural atau ilegal

“Lebih lanjut Ruswandi mengatakan terdapat problematika kompleks di lapangan dalam memastikan pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk masih maraknya keberadaan sindikat penempatan ilegal”ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan dan komponen masyarakat secara bersama-sama memerangi tindak pidana perdagangan manusia, permasalahan nya banyak berawal dari kegiatan para calo di kampung yang mengiming-imingi masyarakat untuk bekerja ke luar negeri dengan gaji besar, padahal tidak jelas akan diberangkatkan kemana, tidak jelas juga sisi perlindungannya,” lanjut Ruswandi

Baca Juga :  ‎SMP Negeri 3 Cikembar Kekurangan Toilet dan Ruang Kelas, Kepala Sekolah Harap Ada Perbaikan‎

Rab Ripaldo

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih
‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru