Polres Sukabumi Gelar Apel Kesiapan Karhutla 2026, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau, Polres Sukabumi bersama pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait menggelar Apel Gelar Pasukan dan Penanganan Karhutla Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026).

Apel berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Sukabumi, Jalan Sudirman Nomor 12, Palabuhanratu, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H.

Kegiatan tersebut diikuti personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Damkar, Basarnas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, PMI, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, serta unsur terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam apel itu, kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana penanggulangan bencana diperiksa. Sejumlah kendaraan operasional dan peralatan pendukung pemadaman juga dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi mengatakan, musim kemarau menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :  ‎Rumah Warga di Lengkong Ludes Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Rp250 Juta

Menurutnya, Karhutla tidak hanya berdampak terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu perekonomian dan kesehatan masyarakat akibat paparan asap.

“Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Polres Sukabumi mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujar Benny.

Ia menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Damkar, relawan, dunia usaha, dan masyarakat.

“Kita harus memastikan bahwa seluruh instansi terkait siap bergerak cepat, tepat, dan terpadu dalam menanggulangi potensi bencana ini. Tugas pencegahan dan penanggulangan Karhutla tidak bisa dipikul oleh Polri sendiri,” tegasnya.

Kapolres juga meminta jajarannya meningkatkan deteksi dini dan patroli terpadu di wilayah yang rawan terjadi kebakaran. Pemantauan titik panas atau hotspot harus dilakukan secara optimal agar potensi kebakaran dapat segera diketahui.

Baca Juga :  Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) Gelar Rapat Koordinasi"Menuju Politik Yang Kuat

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha juga perlu ditingkatkan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah larangan membuka lahan dengan cara membakar.

“Lakukan deteksi dini dan patroli secara intensif di kawasan-kawasan yang rawan kebakaran hutan dan lahan. Gencarkan pula edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” jelasnya.

Tak hanya kesiapan personel, seluruh instansi diminta memastikan sarana dan prasarana penanganan Karhutla selalu dalam kondisi siap pakai. Koordinasi antarposko di lapangan juga harus berjalan cepat dan efektif ketika terjadi kebakaran.

Dalam pelaksanaan tugas, Kapolres mengingatkan agar keselamatan personel tetap menjadi prioritas. Setiap petugas diminta mematuhi standar operasional prosedur (SOP), terutama saat melakukan pemadaman di lokasi dengan medan sulit dan berisiko.

“Satu jiwa personel sangat berharga. Patuhi SOP keselamatan kerja saat melakukan pemadaman di medan yang sulit. Kita harus bekerja maksimal, namun keselamatan personel tetap menjadi prioritas,” ungkapnya.

Baca Juga :  ‎Hujan Deras Picu Longsor dan Kerusakan Rumah di Parakansalak, Warga Diminta Waspada

Kapolres Sukabumi turut mengapresiasi seluruh personel dan instansi yang telah berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla.

Ia berharap sinergi lintas sektor yang telah dibangun dapat terus diperkuat sehingga pencegahan dan penanganan kebakaran hutan serta lahan di Kabupaten Sukabumi dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.

“Mari kita laksanakan tugas mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan demi menjaga bumi Pasundan yang kita cintai,” pungkasnya.

Apel Gelar Pasukan dan Penanganan Karhutla Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi musim kemarau serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

‎Karhutla Jampangtengah Sukabumi, 18 Hektare Lahan Perhutani Terbakar
‎‎Camat Gunungguruh Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Lahan Hingga Tingkat RT/RW‎
‎Rumah Warga di Gunungguruh Sukabumi Terbakar Diduga Akibat Tungku Api, Kerugian Ditaksir Rp25 Juta
‎Rumah Milik Penyandang Disabilitas di Sagaranten Ludes Terbakar, Pemilik Berhasil Diselamatkan Warga‎
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
‎Kebakaran Hebat Landa Kasepuhan Ciptamulya Cisolok, Sejumlah Rumah Dilaporkan Hangus‎
‎Lahan Alang-alang Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar di Warungkiara, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah‎
Pria Alami Luka Bakar Saat Warung di Parungkuda Dilalap Api, Damkar Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Polres Sukabumi Gelar Apel Kesiapan Karhutla 2026, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:13 WIB

‎Karhutla Jampangtengah Sukabumi, 18 Hektare Lahan Perhutani Terbakar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:47 WIB

‎‎Camat Gunungguruh Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Lahan Hingga Tingkat RT/RW‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:18 WIB

‎Rumah Warga di Gunungguruh Sukabumi Terbakar Diduga Akibat Tungku Api, Kerugian Ditaksir Rp25 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

‎Rumah Milik Penyandang Disabilitas di Sagaranten Ludes Terbakar, Pemilik Berhasil Diselamatkan Warga‎

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:48 WIB

‎Kebakaran Hebat Landa Kasepuhan Ciptamulya Cisolok, Sejumlah Rumah Dilaporkan Hangus‎

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:37 WIB

‎Lahan Alang-alang Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar di Warungkiara, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah‎

Berita Terbaru