Disperkim Kabupaten Sukabumi Monitoring Program Rutilahu “Rumah Sakinah” di Kecamatan Cikembar

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | CIKEMBAR — Tim monitoring dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) hasil pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam Program Pembangunan Rumah Sehat, Layak, Aman, Nyaman dan Berkah (RUMAH SAKINAH) di wilayah Kecamatan Cikembar, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan monitoring tersebut melibatkan dua orang pegawai Disperkim Kabupaten Sukabumi, Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Kecamatan Cikembar, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) desa setempat.

Monev dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap realisasi pembangunan rumah penerima manfaat agar sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan itu, tim juga melakukan pemasangan stiker pada rumah-rumah yang telah menerima bantuan Program RUMAH SAKINAH sebagai penanda bahwa bantuan telah direalisasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Adapun jumlah rumah yang dimonitoring sekaligus dipasangi stiker sebanyak empat unit, masing-masing dua rumah di Desa Kertaraharja dan dua rumah di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar.

Baca Juga :  ‎Dua Tersangka Kasus Fraud Transfer Fiktif BRI Wonosari Diserahkan ke Kejaksaan‎

Kepada Jabarinside.com, Tim Monitoring Disperkim Kabupaten Sukabumi, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah pengawasan agar pelaksanaan program berjalan optimal.

“Ya, kegiatan hari ini bagian dari monitoring dan pengawasan. Stiker yang dipasang itu hanya sebagai penanda bahwa rumah tersebut merupakan penerima manfaat program. Jadi ada identitas bahwa bantuan sudah direalisasikan,” ujar Iwan.

Ia menyampaikan, secara umum hasil pembangunan di lapangan menunjukkan progres yang baik. Anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut telah terserap dan pembangunan fisik rumah juga telah terbangun sesuai rencana.

“Kalau melihat hasilnya, Alhamdulillah anggarannya terserap dan rumahnya terbangun. Memang ada beberapa yang belum 100 persen finishing, tetapi secara umum sudah bisa ditempati,” jelasnya.

Menurutnya, beberapa bagian seperti atap, lantai, dan dinding rumah telah selesai dikerjakan. Sementara untuk tahap akhir atau finishing masih dalam proses di sebagian penerima manfaat, terutama yang membutuhkan tambahan swadaya.

Baca Juga :  Progres Rutilahu di Kecamatan Cikembar Capai 90–100 Persen, Partisipasi Warga Dinilai Baik

Terkait partisipasi masyarakat, Iwan mengungkapkan bahwa tingkat gotong royong dan swadaya warga berbeda-beda di setiap wilayah. Ada wilayah yang masyarakatnya sangat aktif membantu dalam kerja bakti, namun ada pula yang partisipasinya terbatas.

“Memang tergantung wilayah. Ada yang aktif dalam kerja bakti dan swadaya, ada juga yang biasa saja. Tapi secara umum partisipasi masyarakat cukup bagus dengan adanya program ini,” katanya.

Ia menambahkan, kendala yang dihadapi di lapangan relatif tidak signifikan. Secara umum kegiatan berjalan aman dan kondusif. Beberapa keterlambatan penyelesaian pekerjaan lebih disebabkan oleh faktor cuaca dan pengiriman material bangunan.

“Untuk kendala secara umum tidak ada. Hanya faktor cuaca dan pengiriman barang saja yang kadang mempengaruhi kecepatan pengerjaan. Ada yang lebih cepat, ada yang sedikit terlambat. Tapi secara keseluruhan aman dan kondusif,” ungkapnya.

Baca Juga :  Study Tour Ke Bali"Tiga Pejabat Disdik Di Duga Mangkir Di Hari Kerja

Iwan juga berharap para penerima manfaat dapat menjaga dan memelihara rumah yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Bagi rumah yang masih dalam tahap finishing, ia berharap proses penyelesaian dapat segera dirampungkan.

“Harapan kami, penerima manfaat bisa memelihara rumahnya ke depan. Yang belum finishing mudah-mudahan bisa segera beres,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa perubahan kondisi rumah penerima manfaat membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

“Alhamdulillah, yang tadinya rumahnya tidak layak huni, sekarang sudah menjadi layak huni. Meskipun belum 100 persen finishing, tapi sudah bisa ditempati. Itu yang membuat mereka merasa senang dan terbantu,” pungkasnya.

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Berita Terbaru