TRAGEDI MENINGGALNYA NS, BUPATI SUKABUMI ” KEADILAN HARUS DITEGAKKAN “

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Tragedi meninggalnya NS (13) di Jampangkulon memantik perhatian serius Bupati Sukabumi, Asep Japar. Dirinya menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa memilukan tersebut.

Bupati Sukabumi menegaskan komitmennya untuk berdiri tegak di sisi keadilan bagi korban. Ia menekankan pentingnya perlindungan hak anak di wilayahnya tanpa terpengaruh tekanan pihak mana pun.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya sangat berduka. Ini adalah luka bagi kita semua. Saya tegaskan, tidak ada ruang dan toleransi bagi kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sukabumi, apa pun alasannya,” ujar Bupati, Kamis (26/2/2026).

Bupati Sukabumi mendukung penuh langkah kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional.

Menurutnya, siapa pun yang terbukti melakukan kelalaian atau kekerasan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Saya yakin penyidik bekerja secara objektif dan profesional. Keadilan harus ditegakkan untuk almarhum NS,” tegasnya.

Baca Juga :  Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Sukabumi Bagikan Makan Bergizi Gratis (MBG)

Bupati juga menginstruksikan jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) hingga aparatur tingkat desa untuk lebih peka memantau kondisi sosial di lingkungan warga.

“Saya minta seluruh jajaran, camat hingga kepala desa, untuk lebih aktif melakukan pengawasan. Jangan sampai ada tangisan anak yang tidak terdengar oleh tetangga atau aparat setempat. Kita harus saling menjaga,” tambahnya

Baca Juga :  399 Keluarga Penerima Manfaat Terima Bansos Beras 20 Kg Dari Kemensos Tahap Satu

Ia juga mengimbau warga Sukabumi agar tidak ragu melapor jika melihat atau mendengar indikasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun tindakan semena-mena terhadap anak.

“Jangan anggap kekerasan dalam rumah tangga sebagai urusan internal semata jika sudah mengancam nyawa. Segera lapor! Mari kita jadikan Sukabumi tempat yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” pungkasnya.

Berita Terkait

‎Sales Roti Meninggal Mendadak di Warung, Warga Cibadak Sempat Geger‎
‎Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Monitoring IPAT, Mega Farm Diminta Lengkapi SLF dalam Sebulan‎
‎Rumah Warga di Lengkong Ludes Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Rp250 Juta
‎14 Calon Jemaah Umrah Terlantar, Dugaan Travel Bermasalah Dilaporkan ke Polisi‎
‎Polres Sukabumi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kematian Anak NS, Hasil Otopsi Ditunggu
Disperkim Kabupaten Sukabumi Monitoring Program Rutilahu “Rumah Sakinah” di Kecamatan Cikembar
Cekcok di Lapo Tuak Berujung Maut, Seorang Pria di Kolang Tewas Dianiaya Temannya
‎Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Bantarkalong, Kades: Warga Diminta Lebih Waspada‎
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:22 WIB

‎Sales Roti Meninggal Mendadak di Warung, Warga Cibadak Sempat Geger‎

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:11 WIB

TRAGEDI MENINGGALNYA NS, BUPATI SUKABUMI ” KEADILAN HARUS DITEGAKKAN “

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09 WIB

‎Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Monitoring IPAT, Mega Farm Diminta Lengkapi SLF dalam Sebulan‎

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:39 WIB

‎Rumah Warga di Lengkong Ludes Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Rp250 Juta

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:24 WIB

‎Polres Sukabumi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kematian Anak NS, Hasil Otopsi Ditunggu

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:59 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Monitoring Program Rutilahu “Rumah Sakinah” di Kecamatan Cikembar

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:06 WIB

Cekcok di Lapo Tuak Berujung Maut, Seorang Pria di Kolang Tewas Dianiaya Temannya

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:52 WIB

‎Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Bantarkalong, Kades: Warga Diminta Lebih Waspada‎

Berita Terbaru

Bencana Alam.

Pergeseran Tanah hingga Pohon Tumbang Terjadi di Tiga Kecamatan‎

Kamis, 26 Feb 2026 - 09:51 WIB