Kapolres Sukabumi Tinjau Lokasi Pergeseran Tanah di Bantargadung, Salurkan Bantuan untuk Pengungsi

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. meninjau langsung lokasi bencana alam pergeseran tanah yang terjadi di Kampung Cijambe RT 05 RW 07, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. serta para Pejabat Utama Polres Sukabumi untuk memastikan kondisi wilayah terdampak sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang mengungsi.

AKBP Samian menjelaskan, bencana pergerakan tanah tersebut mengakibatkan ratusan warga terdampak dan puluhan rumah mengalami kerusakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di sini terjadi bencana tanah bergerak yang berdampak pada ratusan warga. Dari data yang ada, sejumlah rumah mengalami kerusakan mulai dari rusak ringan hingga rusak berat, bahkan ada yang terancam. Karena itu kami mengimbau masyarakat yang tinggal di lokasi rawan untuk segera mengungsi demi keselamatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dampak KKN"Pendidikan Kesehatan Dan Pekerjaan Menjadi Sorotan (LSM) Rakyat Indonesi Berdaya Sukabumi

Selain melakukan pengecekan langsung terhadap rumah-rumah warga yang terdampak, Kapolres Sukabumi juga memastikan langkah-langkah pengamanan di lokasi bencana telah dilakukan.

Ia mengatakan pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD dan pemerintah daerah, untuk menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk menyiapkan titik pengungsian bagi masyarakat yang terdampak. Kami juga mengimbau warga yang ingin melihat rumahnya agar dilakukan pada siang hari dan tidak mendekati bangunan yang sudah rusak berat karena sangat berisiko,” jelasnya.

Baca Juga :  Paslon 02 Bacalon Bupati Gelar Konferensi Pers Terkait Perhitungan Suara di Kediamannya

Sebagai langkah pengamanan, pihak kepolisian juga memasang garis polisi di sejumlah titik yang dinilai berbahaya.

“Garis polisi dipasang untuk memastikan area yang terancam tidak didekati masyarakat. Saat ini pergerakan tanah masih terjadi sehingga sangat rawan jika ada warga yang mendekat ke lokasi yang sudah mengalami kerusakan,” kata Samian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sukabumi bersama rombongan juga mengunjungi lokasi pengungsian yang berada di halaman SDN 1 Bantargadung untuk mengecek kondisi para pengungsi.

Polres Sukabumi turut menyalurkan bantuan sosial berupa beras, mie instan, minyak goreng, telur, serta vitamin bagi para penyintas bencana.

“Kami juga menyalurkan bantuan sosial kepada para pengungsi, termasuk bantuan dari Bapak Kapolda Jabar. Harapannya bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang saat ini berada di pengungsian,” ungkapnya.

Baca Juga :  ‎DPC Diaga Muda Indonesia Apresiasi Kejaksaan Negeri Sukabumi atas Penetapan Tersangka Kadis DLH‎

Lebih lanjut, Kapolres menyebutkan bahwa ke depan pemerintah bersama pihak terkait akan memikirkan solusi jangka panjang bagi para korban, termasuk kemungkinan relokasi tempat tinggal.

“Yang perlu dipikirkan ke depan adalah bagaimana para penyintas ini bisa mendapatkan lahan relokasi. Karena jika tanah sudah bergerak, tentunya sangat rawan untuk dihuni kembali,” pungkasnya.

Diketahui, bencana pergeseran tanah yang terjadi sejak akhir Februari tersebut mengakibatkan ratusan warga terdampak dan puluhan rumah mengalami kerusakan, sehingga sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan
Revitalisasi SDN Cicohag Capai Babak Baru, Sekolah Targetkan Lingkungan Belajar Lebih Aman Dan Berkualitas
Program Revitalisasi”Deni Martiana”Fasilitas Menjadi Pondasi Utama Agar Mutu Pendidikan Dapat Terjaga Dengan Baik
Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Sukabumi Resmi Beralih, AKBP Benny Cahyadi Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Kemendagri Dorong Pemberdayaan Ormas di Sukabumi, Media Disebut Punya Peran Strategis Kawal Program Prioritas Nasional
Diduga Gizi Buruk, Balita Asal Bojongkembar Dirawat di RSUD Sekarwangi, Pemcam Buka Suara
39 Siswa SDN Bojongkoneng Diduga Alami Keracunan, Dinkes Sukabumi Lakukan Penyelidikan
‎ESDM Tutup Tiga Titik Tambang Batu Hijau Diduga Ilegal di Cikembar, Aktivitas Disebut Cemari Sungai Cibojong‎
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:27 WIB

Revitalisasi SDN Cicohag Capai Babak Baru, Sekolah Targetkan Lingkungan Belajar Lebih Aman Dan Berkualitas

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:52 WIB

Program Revitalisasi”Deni Martiana”Fasilitas Menjadi Pondasi Utama Agar Mutu Pendidikan Dapat Terjaga Dengan Baik

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:41 WIB

Kemendagri Dorong Pemberdayaan Ormas di Sukabumi, Media Disebut Punya Peran Strategis Kawal Program Prioritas Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:10 WIB

Diduga Gizi Buruk, Balita Asal Bojongkembar Dirawat di RSUD Sekarwangi, Pemcam Buka Suara

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:29 WIB

39 Siswa SDN Bojongkoneng Diduga Alami Keracunan, Dinkes Sukabumi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:35 WIB

‎ESDM Tutup Tiga Titik Tambang Batu Hijau Diduga Ilegal di Cikembar, Aktivitas Disebut Cemari Sungai Cibojong‎

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi

Berita Terbaru