JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan. Karena itu, kegiatan kepramukaan di sekolah dinilai perlu terus diperkuat melalui program yang terarah, kreatif, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi sekaligus Sekretaris Cabang Gerakan Pramuka, Deden Sumpena, S.Pd.I., S.IP., KP., M.Si., saat menghadiri pelantikan pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Cikembar masa bakti 2026-2029.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan saresehan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK. Acara berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) PGRI Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh unsur Gerakan Pramuka dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Deden mengatakan, Pramuka bukan sekadar kegiatan tambahan atau ekstrakurikuler bagi siswa. Lebih dari itu, kegiatan kepramukaan menjadi salah satu wadah pendidikan karakter yang dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Hari ini memang Pramukaan itu adalah ekstrakurikuler yang harus ada di sekolah. Mereka meningkatkan nilai-nilai karakter bangsa,” kata Deden kepada awak media seusai kegiatan.
Menurutnya, penguatan pendidikan karakter menjadi semakin penting di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan Pramuka, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan.
“Pramuka itu bukan hanya tentang kegiatan di lapangan, tetapi bagaimana anak-anak belajar bertanggung jawab, bekerja sama, mandiri dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Karena itu, Deden berharap kepengurusan Kwarran Cikembar masa bakti 2026-2029 dapat menghadirkan berbagai inovasi dan program baru yang mampu memperkuat pembinaan kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan.
“Melalui pelantikan ini, mudah-mudahan ada program baru yang akan meningkatkan dan memperkuat program kepramukaan di sekolah,” katanya.
Deden juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus Kwartir Ranting dengan para Mabigus. Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar pembinaan kepramukaan di masing-masing gugus depan dapat berjalan searah dengan tujuan pendidikan.
Ia menegaskan, sekolah perlu memberikan ruang yang cukup bagi kegiatan Pramuka sebagai bagian dari proses pendidikan peserta didik.
“Di sekolah itu harus ada Pramuka, karena itu adalah bagian penting dalam pendidikan dasar dan menengah,” tegasnya.
Sementara itu, saresehan Mabigus yang digelar bersamaan dengan pelantikan diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama antara pengelola satuan pendidikan dan jajaran Gerakan Pramuka.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Kwarran Cikembar diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan anggota Pramuka dan menghadirkan kegiatan yang lebih menarik, edukatif, serta relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” pun diharapkan tidak berhenti sebagai slogan. Nilai tersebut diharapkan diwujudkan melalui kerja nyata seluruh jajaran Gerakan Pramuka dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang berkarakter, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap bangsa serta lingkungan.















