JABARINSIDE.COM | BITUNG – Kasus penipuan tiket pesawat kembali terjadi. Kali ini, delapan orang calon penumpang menjadi korban setelah membeli tiket pesawat rute Manado–Jakarta melalui media sosial Facebook.
Fakta mengejutkan terungkap, tiket yang dipesan untuk keberangkatan hari Jumat 27-03-2026 tersebut ternyata tidak terdaftar alias bodong. Para korban pun gagal berangkat dan mengalami kerugian mencapai Rp10.992.000.
Salah satu korban, Dade, mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian tersebut. Ia menyebut, para korban awalnya percaya karena transaksi dilakukan melalui akun Facebook yang terlihat meyakinkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah bayar, tapi saat dicek di bandara ternyata tiket tidak ada. Kami benar-benar kaget,” ujar Dade.

Tidak hanya mengalami kerugian materi, para korban juga mengaku kesulitan mendapatkan penanganan dari aparat. Saat melapor ke Polsek Bandara, mereka justru diarahkan ke Polres Bitung. Namun setibanya di sana, laporan mereka belum juga ditangani secara jelas.
“Kami seperti dipingpong, disuruh ke sana ke mari. Tidak ada kepastian,” tambahnya.
Upaya mencari bantuan pun berlanjut hingga ke Dinas Sosial. Para korban berharap mendapatkan surat rekomendasi agar bisa pulang ke Jakarta menggunakan kapal laut. Namun harapan itu pupus.
“Kami dibilang bukan warga Bitung, jadi tidak bisa dibantu. Padahal kami hanya ingin pulang,” lanjut Dade.
Kasus ini mengungkap maraknya praktik penipuan penjualan tiket melalui media sosial yang masih memakan korban. Minimnya verifikasi dan lemahnya pengawasan menjadi celah bagi pelaku untuk menjalankan aksinya.
Para korban berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan kepastian hukum, serta ada solusi cepat bagi mereka yang saat ini masih terlantar.
Sumber : Delta Saputra















