‎Bupati Sukabumi Dapat Apresiasi, Bantu Pulangkan 8 Warga Korban Tiket Bodong‎

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Delapan warga Kabupaten Sukabumi yang menjadi korban penipuan tiket pesawat akhirnya bisa bernafas lega setelah mendapat bantuan dari Bupati Sukabumi untuk kembali ke kampung halaman.

‎Kasus penipuan tersebut terjadi pada Jumat (27/3/2026), saat para korban hendak melakukan perjalanan dari Bitung menuju Manado untuk selanjutnya terbang ke Jakarta. Mereka tergiur promo tiket murah yang beredar di media sosial, dengan harga Rp1,34 juta dari harga normal Rp2,2 juta.

‎Namun, saat tiba di bandara, tiket yang mereka beli ternyata tidak terdaftar. Setelah ditelusuri, akun penjual tiket tersebut sudah tidak bisa dihubungi dan diduga merupakan penipuan.

Baca Juga :  ‎Perkuat Sistem Pelaporan Lapangan, Kementerian Gelar GEMPITA di Sukabumi‎

‎Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat. Pada Rabu (1/4/2026), Sekretaris Bupati bersama Camat Cikakak, Camat Pelabuhan Ratu, dan pihak terkait langsung menghubungi salah satu korban.

‎Pemerintah pun memastikan biaya kepulangan delapan korban ditanggung, dengan rencana perjalanan dari Bitung ke Manado, kemudian ke Jakarta hingga kembali ke Sukabumi pada Kamis (2/4/2026).

‎Salah satu korban, Dade, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan respon cepat dari pemerintah daerah.

‎ “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Sukabumi yang sudah membantu kami. Kami tidak menyangka akan mendapat perhatian dan bantuan secepat ini. Ini sangat berarti bagi kami yang sedang kesulitan di perantauan,” ungkap Dade.

‎Ia juga mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap warganya yang tertimpa musibah.

‎ “Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Bupati Sukabumi yang langsung tanggap membantu masyarakatnya. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tambahnya.

‎Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membeli tiket pesawat, khususnya melalui media sosial yang belum terverifikasi.

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Minta Pelaku Penganiayaan Nizam Dijerat UU Perlindungan Anak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Pemdes Parakanlima Gelar Musrenbangdes, Fokuskan Rencana Pembangunan Tahun 2026 dan 2027‎

Berita Terkait

Bupati Tekankan Integritas ASN dalam Pelantikan 93 Pegawai di Sukabumi
Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias
UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat
Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:20 WIB

Bupati Tekankan Integritas ASN dalam Pelantikan 93 Pegawai di Sukabumi

Rabu, 1 April 2026 - 10:39 WIB

‎Bupati Sukabumi Dapat Apresiasi, Bantu Pulangkan 8 Warga Korban Tiket Bodong‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:49 WIB

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:46 WIB

UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Berita Terbaru