JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Setelah berlangsung selama empat hari dengan persaingan yang sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Cikembar tahun 2026 resmi ditutup.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana penjaringan atlet-atlet pelajar berbakat yang dipersiapkan untuk mewakili Kecamatan Cikembar ke tingkat Kabupaten Sukabumi hingga provinsi.
Ketua panitia pelaksana, Jaenudin, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah O2SN tahun 2026 yang dimulai sejak tanggal 14 dapat berjalan lancar sesuai rencana, program, dan juknis yang ada, tanpa hambatan berarti,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil dari ajang ini akan menjadi dasar dalam mempersiapkan para atlet menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Dari hasil pertandingan ini, kami mempersiapkan seluruh cabang olahraga untuk ditandingkan di tingkat kabupaten maupun provinsi,” jelasnya.
Dalam perolehan prestasi, SDN Kebonjeruk berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan 4 medali emas dan 4 medali perak, mengungguli sekolah lainnya di Kecamatan Cikembar.
Cabang olahraga karate dan sepak bola kembali menjadi yang paling menonjol. Bahkan, untuk cabang sepak bola, Kecamatan Cikembar tercatat telah meraih juara tingkat kabupaten selama dua hingga tiga tahun berturut-turut.
“Antusiasme sepak bola sangat tinggi, didukung dengan banyaknya sekolah sepak bola (SSB) di Cikembar. Ini sangat menunjang perkembangan atlet sejak usia dini, mulai dari 6 hingga 14 tahun,” tambah Jaenudin.
Untuk menghadapi O2SN tingkat kabupaten, kontingen Cikembar akan menjalani latihan secara berkelanjutan dengan peningkatan intensitas dan beban latihan guna mencapai hasil maksimal.
Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Cikembar, Asep Juanda, turut mengapresiasi suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
“O2SN tahun 2026 ini berjalan aman, sukses, dan lancar. Mudah-mudahan para juara bisa meraih prestasi lebih tinggi di tingkat berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya persiapan yang matang melalui koordinasi dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) olahraga.
“Kami akan terus mempersiapkan diri sebaik mungkin, apalagi ke depan ada kemungkinan pelaksanaan O2SN juga digelar di Kecamatan Cikembar,” katanya.
Asep menambahkan, keberhasilan cabang sepak bola menjadi bukti nyata pembinaan yang berjalan baik.
“Sepak bola sudah menunjukkan prestasi, dua tahun berturut-turut juara tingkat kabupaten. Mudah-mudahan adik-adiknya bisa melanjutkan dan bahkan meningkatkan capaian tersebut,” ungkapnya.
Ia berharap, pelaksanaan O2SN di tahun-tahun mendatang dapat terus berjalan lancar dan memberikan hasil yang lebih membanggakan bagi Kecamatan Cikembar.















