JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Prestasi gemilang ditorehkan kontingen SDN Kebonjeruk dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Cikembar tahun 2026. Sekolah ini berhasil meraih gelar juara umum setelah mendominasi berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Keberhasilan tersebut diraih berkat perolehan poin tertinggi dari sejumlah cabang unggulan, mengungguli sekolah-sekolah lain di wilayah Cikembar.
Guru PJOK SDN Kebonjeruk, Riki Nurjaman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, mulai dari guru, kepala sekolah, orang tua siswa, hingga para siswa yang telah mewakili sebagai atlet O2SN tingkat Kecamatan Cikembar tahun 2026,” ujarnya.
Menurutnya, capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus mencetak generasi berprestasi di masa depan.
“Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi SDN Kebonjeruk. Kami memiliki harapan besar untuk mewujudkan generasi yang berprestasi,” katanya.

Dalam ajang tersebut, SDN Kebonjeruk meraih berbagai prestasi, di antaranya juara 1 karate, juara 2 pencak silat putri dan juara 3 putra, juara 2 renang, juara 1 atletik, juara 1 sepak bola, juara 2 bola voli putri, juara 1 catur, serta juara 1 tenis meja.
Dari hasil tersebut, SDN Kebonjeruk berhasil mengoleksi total 5 medali emas, 5 medali perak, dan 2 medali perunggu, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara umum.
Riki menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan secara kolaboratif antara sekolah, pelatih, dan orang tua siswa.
“Kami berkomitmen untuk terus berkomunikasi dan berkolaborasi, baik dengan pihak sekolah maupun pelatih dari luar. Beberapa cabang olahraga memang membutuhkan pelatih berlisensi, seperti karate yang melibatkan FORKI dan pencak silat dengan IPSI,” jelasnya.
Selain itu, peran orang tua juga dinilai sangat penting dalam mendukung perkembangan dan prestasi siswa.
“Keterlibatan orang tua memperkuat sinergi antara pelatih dan guru, sehingga terbentuk komitmen bersama dalam mencetak siswa berprestasi,” tambahnya.
Ke depan, melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK, pihaknya menargetkan untuk melanjutkan prestasi ke tingkat kabupaten dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku.
“Kami akan memilih atlet-atlet terbaik dari setiap sekolah di Kecamatan Cikembar untuk digabungkan dan mewakili ke tingkat kabupaten,” pungkasnya.















