LSM Gapura RI Desak Perbaikan Insentif Guru PAUD, Komisi IV DPRD Sukabumi Siap Turun Tangan

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Persoalan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kembali mencuat. LSM Gapura Republik Indonesia melayangkan kritik tajam dalam audiensi bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dan Dinas Pendidikan, Kamis (23/04/2026). Fokus utama mereka: minimnya insentif guru PAUD yang dinilai jauh dari kata layak.

Dalam forum tersebut, Sekretaris Jenderal Gapura RI, Bulderi Sebastian, menyampaikan bahwa pihaknya membawa berbagai aspirasi yang selama ini mengendap di lapangan. Mulai dari persoalan teknis pencairan dana hingga kondisi sarana pendidikan yang memprihatinkan.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi yang masuk ke Gapura. Alhamdulillah ada respons dari Dinas Pendidikan dan Komisi IV. Bahkan Ketua Komisi IV berkomitmen membantu menyelesaikan persoalan ini. Sekarang kami menunggu realisasinya,” ujar Bulderi kepada wartawan.

Ia menegaskan, persoalan insentif guru PAUD menjadi isu paling mendesak. Dengan beban kerja yang tidak ringan, para guru hanya menerima insentif berkisar Rp100 ribu hingga Rp160 ribu per bulan, tergantung kualifikasi pendidikan. Ironisnya, pencairan dilakukan per triwulan.

“Bayangkan, ada yang hanya menerima Rp100 ribu per bulan. Ini tentu sangat jauh dari layak. Kita dorong Komisi IV untuk mengevaluasi agar tidak ada lagi penghasilan serendah itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Pengukuhan Calon Paskibra Kecamatan Warungkiara Jelang HUT RI ke-80

Selain insentif, Gapura juga menyinggung adanya kesalahan teknis dalam administrasi, termasuk keterlambatan pembayaran hingga kondisi bangunan sekolah yang rusak bahkan roboh. Namun, mereka menilai persoalan tersebut lebih kepada maladministrasi, bukan kebocoran anggaran.

“Kalau kebocoran anggaran saya rasa tidak ada. Tapi kalau kesalahan administrasi, kami yakin itu ada,” katanya.

Gapura pun memberi sinyal keras. Jika dalam batas waktu yang disepakati tidak ada penyelesaian konkret, mereka siap menempuh jalur hukum. Dugaan potensi pelanggaran, termasuk kemungkinan tindak pidana korupsi, disebut bisa menjadi pintu masuk langkah tersebut.

Baca Juga :  ‎Bupati Sukabumi Resmikan Masjid Jami Alhaisuni di Cikembar

“Kalau tidak ada realisasi, kami akan ambil langkah hukum. Itu opsi terakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dikabarkan siap meningkatkan fungsi pengawasan. Bahkan, opsi pembentukan panitia khusus (pansus) disebut terbuka jika persoalan ini berlarut-larut.

Audiensi ini menjadi penanda bahwa persoalan guru PAUD bukan lagi isu pinggiran. Di balik perannya membangun fondasi pendidikan anak, masih ada realitas pahit: kerja formal dengan penghargaan yang jauh dari layak. Kini, publik menunggu—apakah komitmen yang disampaikan akan berujung solusi, atau sekadar janji yang kembali menguap.

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:08 WIB

327 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Asep Japar Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru