JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Kobaran api membesar di area pembuangan limbah triplek milik PT Bahtera Dingga Jaya (BDJ), Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/9/2026) malam.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Api terlihat membakar tumpukan limbah triplek yang berada di dalam area perusahaan hingga membuat suasana di sekitar lokasi sempat tegang.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh salah seorang pegawai perusahaan. Setelah melihat kobaran api semakin membesar, pegawai tersebut kemudian melaporkan kejadian kepada petugas keamanan dan meminta bantuan pemadam kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Sejumlah armada dari berbagai pos ikut melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lainnya.
Proses pemadaman berlangsung hingga Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penyemprotan dan pendinginan karena masih terdapat asap di sejumlah bagian tumpukan limbah.
Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, Andi Herdiyani, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Saat ini titik api sudah padam dan hanya terlihat asap. Tim Damkar masih melakukan penyemprotan untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ujar Andi Herdiyani.
Akibat kebakaran tersebut, aktivitas pabrik untuk sementara diliburkan. Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, dan tidak ada warga yang dilaporkan harus mengungsi.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Damkar Kabupaten Sukabumi Pos Pangleseran, Damkar Pos PT GSI, Damkar Pos Cibadak, Damkar Pos Cisaat, Damkar Yonif 310, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP Kecamatan Cikembar, serta BPBD Kabupaten Sukabumi/P2BK.
Andi mengatakan, pihaknya bersama Forkopimcam dan instansi terkait terus melakukan koordinasi dalam penanganan pascakebakaran.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Damkar, Forkopimcam, Satpol PP, BPBD dan unsur terkait lainnya. Kami juga mengimbau agar area yang terdampak tetap dalam pemantauan sampai dinyatakan benar-benar aman,” katanya.
Sementara itu, kerugian materiil masih dalam tahap kajian. Begitu pula dengan penyebab pasti kebakaran yang masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Hingga Selasa pagi, kondisi di lokasi dilaporkan terkendali. Kobaran api telah berhasil dipadamkan, sementara petugas masih melakukan penyemprotan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali muncul.
“Yang terpenting saat ini api sudah berhasil dikendalikan. Kami bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan pendinginan agar situasi benar-benar aman,” pungkas Andi.»















