Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Isak tangis haru pecah saat keluarga menyambut kepulangan Empat Patmawati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Cileles, RT 02/04, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Empat Patmawati tiba di kampung halamannya pada Selasa (11/8/2026) malam setelah mendapatkan pendampingan dari Relawan Sekber TPPO RI sejak dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Ia tiba di rumah sekitar pukul 19.30 WIB. Kedatangannya langsung disambut keluarga dan kerabat dengan tangis haru serta rasa syukur karena Empat akhirnya dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diterima Tim Relawan Sekber TPPO RI, Empat merupakan PMI asal Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya berada di Uni Emirat Arab (UEA) dan disebut terkatung-katung selama kurang lebih satu tahun terakhir.

Kepala Desa Hegarmanah Apresiasi Relawan dan Jurnalis

Kepala Desa Hegarmanah, Ujang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Relawan Sekber TPPO RI serta para jurnalis yang ikut membantu mengawal proses kepulangan warganya.

Baca Juga :  Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Menurutnya, pendampingan dilakukan sejak proses awal hingga Empat dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih kepada tim relawan Sekber TPPO RI juga para jurnalis yang sudah membantu pemulangan warga Desa Hegarmanah, Cicantayan ini,” kata Ujang kepada wartawan, Selasa (11/8/2026) malam.

Ujang menilai, kerja para relawan dan jurnalis dalam membantu warga tersebut dilakukan secara maksimal, baik melalui pemberitaan maupun pendampingan langsung di lapangan.

“Para relawan Sekber TPPO dan para jurnalis sudah bekerja maksimal tanpa pamrih memberikan bantuan lewat pemberitaan juga kinerja langsung di lapangan. Semoga amal kebaikan abang-abang ini Allah yang membalasnya,” ujarnya.

Relawan Soroti Perlindungan PMI

Sementara itu, Penasehat Relawan Sekber TPPO RI, Abel Abdul Roup, mengatakan bahwa kasus yang dialami Empat Patmawati perlu menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya dalam hal perlindungan terhadap pekerja migran.

Baca Juga :  ‎Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Masyarakat Bersiap Hadapi Efek Domino Kenaikan Harga

Ia menyebut Empat sebagai korban perdagangan orang yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara menyeluruh.

“Saya sebagai pemerhati meminta seluruh birokrasi terkait untuk memperhatikan kondisi PMI-PMI kita, baik legal maupun non-prosedural. Janganlah membeda-bedakan, ketidakadilan dan pembiaran,” tegas Abel.

Menurut Abel, kasus dugaan eksploitasi terhadap PMI di sejumlah negara masih kerap terjadi. Dalam kondisi tersebut, para pekerja migran rentan menjadi korban dan kesulitan mendapatkan perlindungan maupun keadilan.

Karena itu, ia meminta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) meningkatkan kinerja dalam menangani persoalan PMI yang menghadapi masalah di luar negeri.

“Untuk itu saya ingin Kementerian Pelindungan KP2MI jangan cuma hanya bisa bersurat ke Kementerian Luar Negeri, tapi buktikan kinerja yang baik sesuai SOP mereka,” kata Abel.

Ia juga mempertanyakan pola penanganan terhadap PMI yang bermasalah, termasuk ketika muncul perdebatan mengenai status legal maupun ilegal seorang pekerja migran.

Baca Juga :  ‎Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, BARAK Soroti Tutupnya SPBU dan Desak Kepastian Hukum

Soroti Fenomena “No Viral, No Justice”

Abel turut menyoroti anggapan di tengah masyarakat bahwa suatu kasus baru mendapat perhatian serius setelah menjadi viral di media sosial.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi gambaran rendahnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap sistem penanganan dan penegakan hukum.

“Pemerintah Indonesia saat ini memang harus diramaikan dulu, viral, baru mereka bereaksi,” ungkapnya.

Ia kemudian menyebut fenomena tersebut sebagai slogan “No Viral, No Justice”.

“Ini kan mencerminkan kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum di kita sudah sangat rendah,” pungkas Abel.

Kepulangan Empat Patmawati menjadi momentum penting bagi keluarga setelah menunggu cukup lama. Di sisi lain, kasus tersebut kembali menyoroti pentingnya perlindungan dan pendampingan bagi PMI yang menghadapi persoalan selama bekerja di luar negeri.

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
OMI 2026 KKM Jampangkulon Resmi Dibuka, Kemenag Dorong Siswa Madrasah Berprestasi
Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung
Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat
Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah
‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Rabu, 9 September 2026 - 09:15 WIB

Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah

Sabtu, 5 September 2026 - 14:06 WIB

‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎

Sabtu, 5 September 2026 - 07:03 WIB

‎Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda Utama HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Pusat Bonsai Nasional‎

Berita Terbaru