‎Zihad Jalani Perawatan Intensif di RSCM Cipto Mangunkusumo, Keluarga Apresiasi Layanan Dokter‎

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Jakarta — Seorang anak bernama Zihad kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, setelah sebelumnya masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) pada Jumat malam (22/8).

‎Setibanya di RSCM, Zihad langsung mendapat penanganan medis dari berbagai dokter spesialis. Keesokan harinya, ia dipindahkan ke IGD penampungan sementara untuk perawatan lanjutan. Hingga saat ini, kondisi Zihad terus dipantau ketat oleh tim medis yang terdiri dari dokter spesialis kulit, anak, infeksi, radiologi, alergi, hingga dokter gigi.

‎Pihak keluarga mengaku puas dengan pelayanan dan perhatian yang diberikan rumah sakit terhadap Zihad. Sejumlah pemeriksaan medis pun telah dilakukan, mulai dari tes darah, kultur, hingga rencana uji genetik oleh tim dokter anak. Sesuai rekomendasi medis, Zihad harus menjalani perawatan minimal selama 15 hingga 20 hari ke depan.

‎“Kami mengikuti semua arahan dokter agar mendapatkan hasil maksimal. Awalnya kami sempat ingin membawa Zihad pulang sementara karena ada acara keluarga, tapi dokter menjelaskan risikonya dan memberikan surat pulang paksa. Jadi akhirnya hanya ibunya yang pulang sebentar menghadiri wisuda anak pertama, sementara Zihad tetap dirawat di RSCM,” ungkap pihak keluarga.Selasa(26/08/25)

‎Dengan penuh kesabaran, keluarga berharap doa dari masyarakat agar Zihad diberikan kesembuhan dan dapat segera pulih kembali.

Baca Juga :  ‎Wakil Bupati Sukabumi Dampingi Komisi VIII DPR RI Tinjau Program Sosial dan Pendidikan

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Menkes: Jangan Lagi Operasi Jantung ke Malaysia, Layanan Canggih Kini Hadir di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Menkes: Jangan Lagi Operasi Jantung ke Malaysia, Layanan Canggih Kini Hadir di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru