‎Tabrakan Beruntun Libatkan 8 Kendaraan di Dekat Jembatan Pamuruyan, Sukabumi

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan terjadi di Kampung Pamuruyan, tepatnya di dekat Jembatan Pamuruyan, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (7/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa itu membuat warga sekitar panik lantaran suara benturan keras terdengar hingga ke pemukiman.

‎Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika sebuah truk trailer pengangkut alat berat yang melaju dari arah Jakarta menuju Sukabumi mengalami rem blong. Truk besar itu melaju tak terkendali dan menabrak beberapa kendaraan yang sedang melintas di jalur menurun tersebut.

‎“Saya kaget, soalnya mobil trailer itu bawa alat berat. Tiba-tiba remnya blong dan langsung menabrak kendaraan di depannya,” ujar Elan (32), sopir mobil boks pengangkut air mineral yang ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut.

‎Menurut Elan, saat kejadian dirinya sedang melaju dari Sukabumi menuju Jakarta.

‎“Saya langsung miringin mobil, kalau nggak, bisa habis ditabrak. Untungnya nggak ada luka berat,” katanya.

‎Beberapa kendaraan yang terlibat di antaranya truk besar, mobil boks, dua minibus, dan beberapa kendaraan pribadi. Warga sekitar segera berdatangan untuk membantu evakuasi, sementara petugas kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

‎Polisi setempat membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, meski sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

‎“Dugaan sementara rem blong menjadi penyebab utama kecelakaan beruntun ini,” ujar petugas di lokasi.

‎Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Pamuruyan sempat tersendat selama lebih dari satu jam. Petugas dibantu warga mengevakuasi kendaraan yang terlibat untuk mengurai kemacetan.

Baca Juga :  ‎Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian Dorong Swasembada Jagung Lewat Program Ketahanan Pangan di Desa Sukasirna

Berita Terkait

Sukabumi Dilanda Panas Menyengat Selama Beberapa Hari Terakhir, Warga Bertanya: Ada Apa dengan Cuaca?
‎Warga Bantar Badak Digegerkan Penemuan Mayat di Bak Mandi, Sempat Terdengar Teriakan Mengamuk‎
Berbagi Berkah Di Bulan Ramadhan Ormas Manggala Garuda Putih Bagikan 500 Kotak Takjil Jelang Buka Puasa
Tadabur Alam ke-10, Pandawa 5 Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Wisata Situ Dewa Dewi Cipiit
PKPA Kerja Sama PERADI dan Universitas Nusa Putra Resmi Ditutup, Siapkan Calon Advokat Baru
Kemenhaj Kabupaten Sukabumi Gelar Baksos Ramadan, Santuni 100 Anak Yatim dan Jompo
Karang Taruna SHAKA Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan
Smart Trend Ekologi Warnai Pesantren Ramadan SMA Negeri 1 Cikembar
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:07 WIB

Sukabumi Dilanda Panas Menyengat Selama Beberapa Hari Terakhir, Warga Bertanya: Ada Apa dengan Cuaca?

Senin, 16 Maret 2026 - 08:10 WIB

‎Warga Bantar Badak Digegerkan Penemuan Mayat di Bak Mandi, Sempat Terdengar Teriakan Mengamuk‎

Senin, 16 Maret 2026 - 07:43 WIB

Berbagi Berkah Di Bulan Ramadhan Ormas Manggala Garuda Putih Bagikan 500 Kotak Takjil Jelang Buka Puasa

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:31 WIB

Tadabur Alam ke-10, Pandawa 5 Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Wisata Situ Dewa Dewi Cipiit

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:17 WIB

PKPA Kerja Sama PERADI dan Universitas Nusa Putra Resmi Ditutup, Siapkan Calon Advokat Baru

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:05 WIB

Kemenhaj Kabupaten Sukabumi Gelar Baksos Ramadan, Santuni 100 Anak Yatim dan Jompo

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:11 WIB

Karang Taruna SHAKA Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:24 WIB

Smart Trend Ekologi Warnai Pesantren Ramadan SMA Negeri 1 Cikembar

Berita Terbaru