JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babakan Sukamanah, yang berlokasi di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, akhirnya bisa bernafas lega. Sekolah ini menerima bantuan mebeler dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan, setelah sekian lama para siswanya terpaksa belajar di lantai akibat keterbatasan fasilitas.

Bantuan tersebut berupa meja, kursi, papan tulis, dan lemari untuk menggantikan perabot lama yang rusak dan tidak layak pakai. Dengan adanya bantuan ini, suasana belajar di sekolah menjadi lebih nyaman dan kondusif.
Kepala SDN Babakan Sukamanah, Badru Salam, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah terhadap kondisi sekolah yang dipimpinnya.

“Saya atas nama Kepala SDN Babakan Sukamanah dan secara lembaga mengucapkan banyak terima kasih. Selama tahun pelajaran 2025–2026 ini, dari Juli hingga pertengahan Oktober, anak-anak terpaksa belajar di lantai. Alhamdulillah sekarang dengan adanya bantuan mebeler, siswa dan wali murid sangat antusias dan bersyukur. Insyaallah kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Badru menjelaskan, bantuan mebeler tersebut baru ditempatkan di ruang kelas II yang terdiri dari 16 set meja dan kursi siswa, 1 set meja kursi guru, 1 unit papan tulis, dan 1 unit lemari. Sementara beberapa kelas lain masih menunggu giliran untuk mendapatkan fasilitas serupa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, ia mengungkapkan masih ada persoalan lain yang cukup mendesak, terutama terkait kondisi bangunan sekolah yang sudah tidak layak pakai.
“Menjelang musim hujan ini kami sangat khawatir, karena beberapa ruang kelas sudah lapuk dimakan usia. Bangunan yang direhab terakhir itu tahun 2010 dengan rangka atap kayu dan genteng gelombang, sedangkan tiga lokal lainnya tahun 2012 dengan atap baja ringan. Dinding masih kokoh, tapi bahan kayunya sudah rapuh,” jelasnya.
Selain itu, Badru juga menyampaikan bahwa sekolah belum memiliki fasilitas WC yang memadai sejak berdiri. Ia berharap pada tahun anggaran 2026–2027, pemerintah dapat merealisasikan pembangunan tujuh ruang kelas baru dan fasilitas sanitasi sekolah.
“Kami sudah punya sumber air, baik dari gali maupun bor. Tinggal ruang WC-nya yang belum ada. Semoga di tahun depan bisa terealisasi,” harapnya.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah, pihak sekolah dan komite berharap fasilitas pendidikan di SDN Babakan Sukamanah dapat semakin baik, sehingga anak-anak bisa belajar dengan nyaman, aman, dan layak.















