BUMDes Karya Nurani Warungkiara Prioritaskan Program Penggemukan Sapi Potong pada 2025

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM| SUKABUMI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Nurani Desa Warungkiara menetapkan program ketahanan pangan tahun 2025 dengan fokus pada pengembangan unit usaha penggemukan sapi potong. Langkah ini menjadi strategi baru untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Ketua BUMDes Karya Nurani, Yocky Prayogo, mengatakan bahwa program tersebut resmi diluncurkan pada Jumat, 21 November 2025. Pihaknya menargetkan hasil penggemukan sapi nantinya dapat dipasarkan menjelang Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga :  Kapolres Sukabumi Bagikan Ratusan Sarung pada Momen Tarling Ramadhan

“Untuk program ketahanan pangan tahun 2025, kami fokus pada unit usaha penggemukan sapi potong. Insyaallah hasilnya dijual saat momentum Idul Adha,” ujar Yocky.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, waktu ideal penggemukan sapi potong berkisar tujuh bulan hingga siap jual. Pada tahap awal, BUMDes telah mengalokasikan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp 272.400.000 dari anggaran tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan dan pengelolaan 15 ekor sapi potong.

Baca Juga :  440 Jemaah Haji Kloter 39 Tiba Di PLUHT Di Sambut Haru Pihak Keluaraga

Tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah desa, BUMDes juga menggandeng pihak swasta berbadan hukum PT perseorangan. Kerja sama tersebut menerapkan sistem bagi hasil dengan skema 50:50 persen.

Baca Juga :  ‎Bus Budiman Tabrak Mobil Ertiga Hingga Ringsek Terpakir di Bahu Jalan di  Cibadak ‎

“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan optimal, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta meningkatkan pendapatan desa,” tambah Yocky.

Dengan hadirnya program ini, BUMDes Karya Nurani berharap mampu memperkuat sektor ketahanan pangan, membuka peluang usaha baru, serta menjadi model pemberdayaan desa yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih
‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru