JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka membahas dan menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Sukamulya, Selasa (29/9/2026), dan dihadiri sejumlah unsur desa, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, tokoh masyarakat, serta unsur kelembagaan desa lainnya.
Musdes RKPDes merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan desa secara partisipatif. Melalui forum tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Sukamulya, Dudun Ibrahim, mengatakan Musdes kali ini secara khusus membahas sekaligus menetapkan RKPDes Tahun Anggaran 2027.
“Hari ini kita melaksanakan Musdes pembahasan dan penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2027,” ujar Dudun.
Menurutnya, salah satu prioritas pembangunan yang akan diusulkan dalam RKPDes 2027 adalah perbaikan jalan desa, khususnya ruas Cetengah-Cepetir.
Namun, Dudun mengungkapkan keterbatasan anggaran membuat ruang pembangunan infrastruktur desa menjadi lebih terbatas. Anggaran yang tersedia harus dibagi untuk kebutuhan operasional pemerintahan desa, pembangunan, serta persiapan menghadapi pelaksanaan Pilkades pada 2027.
“Karena anggaran sudah dipangkas lagi, anggaran kita masih di angka sekitar Rp3,7 miliar. Anggaran tersebut harus digunakan untuk operasional, pembangunan yang minim, dan juga persiapan menjelang Pilkades 2027,” jelasnya.
Dudun menyebut, keterbatasan anggaran tersebut juga telah dipahami masyarakat. Terlebih, terdapat kebijakan terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang turut menjadi perhatian dalam perencanaan penggunaan anggaran desa.
“Alhamdulillah, kami mengundang para tokoh masyarakat, RT, RW, BPD dan kelembagaan desa lainnya. Masyarakat kali ini sangat paham terkait KDMP, kenapa tidak banyak pembangunan, karena anggarannya difokuskan kepada pembangunan KDMP selama enam tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tetap menjadi perhatian Pemdes Sukamulya, meskipun porsinya terbatas. Jalan desa tetap menjadi salah satu program prioritas yang akan diperjuangkan dalam RKPDes 2027.
“Untuk infrastruktur mungkin hanya sebagian kecil, beberapa persen. Prioritas kita tetap jalan desa,” katanya.
Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah desa, Pemdes Sukamulya juga berencana menggandeng para pengusaha dan pihak lainnya untuk turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa.
“Kami akan mengundang para tokoh-tokoh pengusaha untuk bisa membantu dalam program pembangunan desa ini,” pungkas Dudun.
Musdes RKPDes 2027 tersebut selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan desa. Dokumen tersebut nantinya menjadi acuan dalam penyusunan APBDes Tahun Anggaran 2027 sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.















