Tanah Longsor Ancam Dua Rumah di Cikembar Sukabumi

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikembar menyebabkan terjadinya tanah longsor di Kampung Cicatih, RT 01 RW 05, Desa Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/12/2025) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor berupa pergeseran tanah dengan panjang sekitar 15 meter, tinggi 15 meter, dan lebar 5 meter. Akibat kejadian ini, dua unit rumah warga terancam sehingga harus dikosongkan dan direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga :  ‎MUI Kecamatan Cibadak Gelar Beragam Kegiatan Meriah Peringati Hari Santri Nasional 2025

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar, Sudarmat, mengatakan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi sejak Minggu. “Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan kondisi tanah labil dan akhirnya terjadi longsor yang mengancam dua rumah warga,” ujarnya.

Sebanyak dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa berada dalam kondisi terancam. Namun, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

Upaya penanganan telah dilakukan dengan mengevakuasi warga, mengosongkan rumah yang terancam, serta memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada, khususnya saat hujan kembali turun. Selain itu, P2BK bersama kepala desa, perangkat desa, ketua RT, serta unsur terkait melakukan asesmen dan koordinasi dengan Camat Cikembar, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Tagana.

Baca Juga :  ‎Meriahkan HUT RI ke-80, Pemdes Cimanggu Gelar Lomba Kebersihan Lingkungan Tingkat RT

Untuk penanganan lanjutan, dibutuhkan material seperti bronjong, karung, batu, semen, pasir, besi, dan perlengkapan pendukung lainnya guna mencegah longsor susulan.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian masih dalam pemantauan petugas dan disesuaikan dengan hasil visual di lapangan.

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru