‎Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak dan Infrastruktur Terdampak‎

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Jumat, 23 Januari 2026. Akibat kejadian tersebut, beberapa rumah warga mengalami kerusakan, infrastruktur lingkungan terdampak, serta memicu bencana turunan seperti tanah longsor dan pohon tumbang.

‎Berdasarkan Laporan Harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, angin kencang tercatat memperparah dampak hujan dengan durasi lama di beberapa kecamatan, di antaranya Parungkuda, Cicurug, Cikakak, Cisaat, Ciambar, dan Cikidang.

Di Kecamatan Parungkuda, angin kencang disertai hujan lebat menyebabkan satu rumah warga rusak sedang pada bagian dapur dan kamar. Sementara di Kecamatan Cikakak, derasnya hujan dan hembusan angin kuat mengakibatkan jebolnya irigasi Sukawayana, yang berdampak pada robohnya dapur dan kamar tidur rumah warga hingga mengalami rusak berat.

‎Dampak angin kencang juga terjadi di Kecamatan Ciambar, tepatnya di Kampung Lemah Buled. Sebuah pohon dukuh tumbang dan menimpa rumah warga, menyebabkan kerusakan ringan pada bagian ruang tamu. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

‎Selain merusak rumah warga, cuaca ekstrem yang diperparah angin kencang turut memicu tanah longsor di beberapa titik, salah satunya di Kecamatan Cicurug, yang menyebabkan TPT jalan lingkungan longsor sepanjang 20 meter dan mengakibatkan akses jalan antar-RT terputus total.

‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi melalui laporan Pusdalops menyampaikan bahwa angin kencang menjadi faktor utama yang memperparah dampak hujan, terutama pada bangunan semi permanen dan wilayah rawan longsor.

‎“Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan rumah warga, pohon tumbang, hingga longsor di beberapa kecamatan. Alhamdulillah, dari seluruh kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa akibat angin kencang, namun kerugian material cukup signifikan,” ujar petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi dalam laporannya.

‎BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, bantaran sungai, dan kawasan dengan banyak pepohonan besar.

‎“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan dengan durasi lama. Apabila terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada aparat setempat atau BPBD,” lanjutnya.

‎Hingga laporan ini disampaikan, BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan wilayah secara intensif, pendataan dampak bencana, serta koordinasi dengan aparat kecamatan, desa, dan relawan kebencanaan untuk memastikan keselamatan warga.

‎BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan kecepatan angin dan hujan lebat di wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sukabumi, dalam beberapa hari ke depan.

‎BPBD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus siaga dan siap merespons setiap perkembangan situasi bencana demi keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  BUPATI ASJAP TEGASKAN UMKM PONDASI PENTING PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas terhadap Kenyamanan Warganya, Sat Samapta Polres Sukabumi gelar patroli perintis presisi di wilayah Palabuhanratu

Berita Terkait

‎Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Titik di Kota Sukabumi Terdampak‎
Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal
Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi
Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen
‎Longsor Tutup Tol Parungkuda KM 72, Arus Dialihkan ke Cigombong‎
Hujan Angin Terjang Cisaat Sukabumi, Gudang Mebel dan Rumah Warga Rusak
‎Banjir Bandang Rendam Sawah Warga di Kabandungan, 2 Hektare Terdampak
Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat, Warga Bojongsari Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:27 WIB

Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:37 WIB

Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:32 WIB

Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:16 WIB

‎Longsor Tutup Tol Parungkuda KM 72, Arus Dialihkan ke Cigombong‎

Selasa, 28 April 2026 - 07:45 WIB

Hujan Angin Terjang Cisaat Sukabumi, Gudang Mebel dan Rumah Warga Rusak

Selasa, 21 April 2026 - 19:59 WIB

‎Banjir Bandang Rendam Sawah Warga di Kabandungan, 2 Hektare Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat, Warga Bojongsari Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang

Senin, 20 April 2026 - 14:34 WIB

‎‎Longsor dan Banjir Terjang Jampangtengah Sukabumi, Jembatan Putus dan Akses Warga Lumpuh

Berita Terbaru