BPBD Kabupaten Sukabumi Catat Sejumlah Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di beberapa wilayah akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam dua hari terakhir.


Berdasarkan laporan harian yang disampaikan Selasa (20/1/2026) pukul 18.15 WIB, tercatat sedikitnya lima kejadian bencana, mulai dari pohon tumbang, cuaca ekstrem, tanah longsor hingga gerakan tanah. Seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Kejadian pertama berupa pohon tumbang terjadi pada Selasa (20/1) sekitar pukul 06.00 WIB di Tanjakan Cipecang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan pohon tumbang dan sempat mengganggu aktivitas pengguna jalan.


Sementara itu, dampak cuaca ekstrem juga mengakibatkan robohnya jembatan di Kampung Kamandoran RT 03 RW 09, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, pada Senin (19/1) sekitar pukul 14.15 WIB.

Jembatan sepanjang kurang lebih 30 meter dengan lebar sekitar 1 meter tersebut merupakan akses alternatif kedua menuju wilayah Cibadak dan sering digunakan pelajar.

Akibat kejadian ini, mobilitas warga sementara terganggu.
Kejadian tanah longsor dilaporkan terjadi di Kampung Limusnunggal RT 21 RW 10, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, pada Senin (19/1) pukul 13.00 WIB.

Longsor menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) jebol sepanjang 10 meter dengan tinggi 3 meter dan lebar 1 meter, sehingga memutus saluran air dan mengancam pengairan lahan pertanian seluas sekitar 40 hektare.

Baca Juga :  ‎BPBD Sukabumi Laporkan Sejumlah Bencana Alam Akibat Cuaca Ekstrem, Belasan Kecamatan Terdampak‎


Selain itu, pohon tumbang kembali terjadi di Kampung Citundun RT 049 RW 021, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Senin (19/1) pukul 14.15 WIB. Pohon jati tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang dan menutup akses jalan desa.


Adapun kejadian gerakan tanah terjadi di Kampung Seuseupan RT 01 RW 05, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, pada Senin (19/1) pukul 00.35 WIB.

Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan satu unit rumah milik warga bernama Mumun roboh. Rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga dengan total empat jiwa. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Baca Juga :  BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA


BPBD Kabupaten Sukabumi melaporkan kondisi cuaca saat ini berawan tebal dengan suhu udara 22 derajat Celsius, kelembaban 96 persen, serta angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan 2 km/jam.


Sebagai langkah antisipasi, Pusdalops BPBD terus melakukan pemantauan wilayah rawan bencana melalui koordinasi dengan P2BK se-Kabupaten Sukabumi, pemantauan media sosial, frekuensi radio Ratel I, serta aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare BNPB.

Informasi peringatan dini juga disebarluaskan melalui BMKG dan sistem peringatan dini yang tersedia.


BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru