‎Tragedi Berdarah di Cibadak: Baru Ditertibkan, Truk Sumbu Tiga Kembali Makan Korban‎

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi — Penertiban truk sumbu tiga yang baru saja dilakukan jajaran kepolisian seolah tak membuahkan efek jera. Hanya berselang hitungan jam, kecelakaan maut kembali terjadi dan merenggut nyawa seorang pengendara motor di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

‎Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (28/03/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, tepatnya di depan Samsat Baru Cibadak, dekat Jembatan Sekarwangi. Seorang wanita pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 5075 UCB berboncengan dengan anak nya , belum di ketahui identitas nya menjadi korban setelah terlindas truk sumbu tiga yang melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi.


‎Informasi yang dihimpun, korban saat itu berboncengan dengan anaknya. Diduga motor mengalami oleng (besenggolan), hingga korban terjatuh ke kolong truk dengan plat F9918 FH. Nahas, tubuh korban langsung terlindas roda belakang dan terseret sejauh hampir 7 meter.

‎Lebih memilukan, korban dilaporkan sempat tersangkut di bagian ban belakang truk sebelum  korban di evakuasi.

‎Kejadian ini sontak memicu kemacetan panjang di jalur nasional Bogor–Sukabumi. Warga sekitar dan pengguna jalan yang menyaksikan peristiwa tersebut tampak histeris melihat kondisi korban.

‎Ironisnya, insiden ini terjadi tak lama setelah Polres Kabupaten Sukabumi melakukan penertiban terhadap kendaraan sumbu tiga pasca arus mudik dan balik Lebaran. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan kendaraan tersebut masih bebas melintas, bahkan di jam-jam rawan.

‎Pihak kepolisian telah mengamankan sopir truk dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, korban telah dievakuasi.

Baca Juga :  Proyek Rekonstruksi Jalan di Kecamatan Cibadak Mulai Dikerjakan, Warga Sambut Baik


‎Truk bernomor polisi F 9918 FH tersebut diketahui melaju dari arah Citeureup menuju Cianjur, mengangkut muatan air mineral.

‎Dalam keterangannya kepada awak media , sopir  bernama Ramadan mengaku melihat sepeda motor korban sempat mengalami senggolan hingga oleng.

‎“Saya lihat motornya oleng, terus jatuh ke kolong. Saya kira tidak apa-apa,” ungkap Rama dan.

‎Namun nahas, korban justru terjatuh tepat ke bawah kolong truk dan langsung terlindas roda belakang. Tubuh korban bahkan terseret sejauh kurang lebih 7 meter sebelum kendaraan berhasil dihentikan.

‎Sopir juga mengaku kaget saat mengetahui kejadian tersebut, karena posisi kendaraan searah dan jarak yang sangat dekat membuatnya tidak sempat menghindar.

‎“Saya kaget, karena posisinya satu arah. Saya bawa muatan air mineral,” tambahnya.

‎Korban diketahui merupakan seorang wanita  yang saat itu berboncengan dengan anaknya menggunakan sepeda motor Honda Beat F 5075 UCB.

‎Peristiwa ini kembali memantik pertanyaan besar soal efektivitas pengawasan dan penegakan aturan terhadap kendaraan berat, khususnya truk sumbu tiga yang kerap melanggar jam operasional dan membahayakan pengguna jalan lain.

‎Jika penertiban hanya sebatas seremonial tanpa pengawasan ketat di lapangan, bukan tidak mungkin korban-korban berikutnya akan terus berjatuhan.

Baca Juga :  Warga Masyarakat Dusun Empat Bergotong Royong Perbaiki Infratuktur Jakan Milik Pemkab Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Bus MGI Jurusan Bogor–Pelabuhan Ratu Terperosok di Bekas Galian Pipa, Warga Soroti Keselamatan Pengendara

Berita Terkait

‎Pembangunan Rutilahu Milik Janda Lansia di Jampangkulon Capai Tahap Pondasi dan Pengecoran
Rapat Koordinasi Tata Kelola Air dan Irigasi, Pemkab Sukabumi Libatkan P3A Mitra Cai dan Lintas Instansi
‎Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas 12 SMAN 1 Cikembar Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan
Pengukuhan Desa/Kampung Wisata wujudkan Destinasi Berkualitas, Berdaya Saing dan Berkelanjutan
Camat Jampangtengah Monitoring Pembangunan Gerai KDMP, Target Rampung Sebelum Triwulan III 2026
‎Ratusan Siswa SD se-Jampangtengah Meriahkan O2SN dan LMBOS 2026‎
TP PKK Kecamatan Cikembar Gelar Pertemuan Rutin, Bahas Wajib Belajar Prasekolah Satu Tahun
Angkot Jalur Cibadak–Cibatu Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api
Berita ini 579 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:17 WIB

‎Pembangunan Rutilahu Milik Janda Lansia di Jampangkulon Capai Tahap Pondasi dan Pengecoran

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:48 WIB

Rapat Koordinasi Tata Kelola Air dan Irigasi, Pemkab Sukabumi Libatkan P3A Mitra Cai dan Lintas Instansi

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:58 WIB

‎Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas 12 SMAN 1 Cikembar Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:59 WIB

Pengukuhan Desa/Kampung Wisata wujudkan Destinasi Berkualitas, Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:50 WIB

‎Ratusan Siswa SD se-Jampangtengah Meriahkan O2SN dan LMBOS 2026‎

Senin, 11 Mei 2026 - 20:27 WIB

TP PKK Kecamatan Cikembar Gelar Pertemuan Rutin, Bahas Wajib Belajar Prasekolah Satu Tahun

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:12 WIB

Angkot Jalur Cibadak–Cibatu Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:20 WIB

Sinergi Pengusaha dan Pemkec Jampangkulon Bedah Rumah Janda Lansia di Bojongsari

Berita Terbaru