Perkembangan Budidaya Ikan Nila di Kolam Bioplok BUMDes Bantaragung Tunjukkan Hasil Positif

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | BANTARAGUNG – Program budidaya ikan nila yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bantaragung terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga saat ini, ikan nila yang dibudidayakan di kolam sistem bioplok telah mencapai ukuran sekitar empat jari dengan usia pemeliharaan kurang lebih 50 hari.

Perkembangan ini menjadi indikator keberhasilan penerapan metode bioplok yang dikenal efisien dan ramah lingkungan. Dengan sistem tersebut, kualitas air tetap terjaga dan pertumbuhan ikan dapat berlangsung lebih optimal dibandingkan metode konvensional.

Baca Juga :  Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024

Sekretaris BUMDes Bantaragung, Fery, menyampaikan bahwa pertumbuhan ikan nila sejauh ini berjalan sesuai target. Selain ukuran yang sudah cukup besar untuk usia 50 hari, tingkat kelangsungan hidup ikan juga tergolong tinggi.

“Alhamdulillah, perkembangan ikan nila sangat baik. Di usia 50 hari, ukuran sudah mencapai sekitar empat jari. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perawatan rutin, pemberian pakan yang terkontrol, serta pemantauan kualitas air secara berkala oleh tim pengelola.

Program budidaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketahanan pangan desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ke depan, BUMDes Bantaragung menargetkan hasil panen yang optimal agar dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal sekaligus meningkatkan pendapatan desa.

Baca Juga :  ‎Janji Tinggal Janji: 5 Bulan Pascabanjir Cisolok, Korban Masih Bertahan di Tenda

Dengan capaian ini, budidaya ikan nila di kolam bioplok diharapkan menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan potensi desa yang berkelanjutan dan produktif.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih
‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru